- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Bukan Sekadar Rutinitas, SDN Banjarejo Tanamkan Karakter Religius Lewat Tahlil dan Doa Bersama

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10/02/2026 02:33:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-02T07:33:59Z
SDN Banjarejo Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan tahlil dan doa bersama yang diikuti seluruh siswa dan guru sebagai upaya membentuk karakter religius siswa sejak dini.


Lamongan, Liputan12.com – Upaya membentuk karakter peserta didik tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran akademik. SDN Banjarejo, Kabupaten Lamongan, juga memperkuat pendidikan karakter melalui pembiasaan kegiatan keagamaan.


Hal tersebut terlihat dalam kegiatan tahlil dan doa bersama yang digelar di Aula SDN Banjarejo, Jumat (2/10/2026). Kegiatan diikuti siswa-siswi bersama jajaran guru dan dipimpin langsung oleh Kepala SDN Banjarejo, Kamsam Zubairi, S.Pd., M.Pd.


Suasana khidmat terasa sejak rangkaian kegiatan dimulai. Para siswa mengikuti lantunan kalimat thayyibah, tahlil, hingga doa bersama dengan tertib dan penuh kekhusyukan.





Doa bersama tersebut menjadi momentum untuk memohon keselamatan, kesehatan, keberkahan serta kelancaran bagi seluruh keluarga besar SDN Banjarejo dalam menjalankan aktivitas pendidikan dan proses belajar-mengajar.


Kepala SDN Banjarejo, Kamsam Zubairi, mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata ditujukan sebagai agenda keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi peserta didik.


«“Kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki fondasi akhlak yang kuat dan selalu ingat untuk mendoakan sesama,” ungkap Kamsam.»


Ia menjelaskan, pendidikan karakter membutuhkan pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Karena itu, siswa diajak untuk tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga mempraktikkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.


Di antaranya melalui sikap bersyukur, menghormati orang tua dan guru, menjaga kebersamaan, memiliki kepedulian terhadap sesama, serta membiasakan diri untuk mendoakan orang lain.


“Harapannya, kebiasaan baik yang ditanamkan di sekolah dapat terbawa dalam kehidupan mereka, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” tambahnya.


Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan kebersamaan antara guru dan siswa dalam membangun suasana pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik.


Pihak sekolah berharap pembiasaan kegiatan keagamaan dapat terus berjalan secara konsisten. Nilai religius yang ditanamkan sejak dini diharapkan menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa sehingga mereka tumbuh sebagai generasi yang berilmu, berakhlak, memiliki kepedulian sosial dan mampu menghargai nilai-nilai kebersamaan.


Bagi SDN Banjarejo, pendidikan bukan hanya tentang seberapa tinggi capaian akademik yang diraih siswa, tetapi juga tentang bagaimana membangun pribadi yang memiliki akhlak dan karakter kuat sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat.




(THER)

×
Berita Terbaru Update