- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Bangun Karakter Sejak Pagi, SDN Primpen Biasakan Siswa Tadarus Al-Qur’an dan Nyanyikan Indonesia Raya

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10/03/2026 09:23:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-03T14:23:53Z
Pembiasaan pagi yang menanamkan nilai religius dan nasionalisme menjadi kunci pembentukan karakter unggul di SDN Primpen, Kecamatan Bluluk. Setiap hari sebelum pelajaran dimulai, puluhan siswa secara rutin menggelar tadarusan Al-Qur'an 30 juz dan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama di halaman sekolah.


Lamongan, Liputan12.com – Upaya membentuk karakter peserta didik tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas. Di SD Negeri (SDN) Primpen, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, pembentukan karakter justru dimulai sejak pagi melalui pembiasaan yang memadukan nilai religius dan semangat kebangsaan.


Sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, para siswa mengikuti pembiasaan pagi dengan tadarus Al-Qur’an secara bersama-sama hingga menyelesaikan target 30 juz. Setelah itu, seluruh siswa melanjutkan kegiatan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.


Suasana pagi di lingkungan SDN Primpen pun terasa berbeda. Lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar dari ruang-ruang kelas, kemudian dilanjutkan dengan lantunan Indonesia Raya yang dinyanyikan bersama penuh semangat.


Kepala SDN Primpen, Dedi, S.Pd., mengatakan pembiasaan tersebut dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari upaya sekolah menanamkan karakter positif kepada peserta didik sejak usia dini.


Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Siswa juga perlu dibekali dengan nilai moral, spiritual, kedisiplinan, serta rasa cinta terhadap bangsa dan negara.


«“Kami ingin para siswa tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki fondasi moral dan agama yang kuat serta rasa cinta tanah air yang mendalam. Tadarusan 30 juz ini membiasakan anak-anak dekat dengan Al-Qur’an, sementara menyanyikan Indonesia Raya memupuk jiwa patriotisme sejak dini,” ujar Dedi, S.Pd., Sabtu (3/10/2026).»


Ia menambahkan, pembiasaan pagi tersebut mendapat respons positif dari siswa maupun orang tua. Selain menjadi sarana mendekatkan peserta didik dengan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan, kegiatan tersebut juga melatih kedisiplinan, konsentrasi, serta kebersamaan.


Kegiatan yang dilakukan secara rutin itu diharapkan dapat menjadi bagian dari budaya positif sekolah. Dengan suasana belajar yang diawali dengan kegiatan religius dan kebangsaan, siswa diharapkan lebih siap mengikuti proses pembelajaran sekaligus tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter kuat.


Melalui program tersebut, SDN Primpen terus berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang religius, disiplin, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan, sebagai bagian dari ikhtiar mencetak generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan terhadap Tanah Air.




(Ther)



×
Berita Terbaru Update