Mandailing Natal — Liputan12.Com – Sebanyak 25 pemain muda berbakat dari Sekolah Bola Bersama (SBB) Kayu Laut U-13 resmi diberangkatkan menuju Kota Medan, Sumatera Utara. Mereka akan menjalani laga krusial pada babak delapan besar Piala Soeratin U-13 tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Pelepasan tim berlangsung di halaman Masjid Agung Nur Al Nur Aek Godang, Panyabungan, dalam suasana penuh haru sekaligus optimisme. Para pemain muda tersebut dilepas langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Mandailing Natal (Madina), Parlin Lubis.
Keberangkatan SBB Kayu Laut U-13 tidak sekadar menjadi perjalanan untuk mengikuti sebuah pertandingan. Di balik perjuangan 25 pemain muda tersebut, tersimpan harapan besar untuk membawa nama Kabupaten Mandailing Natal tampil dan bersaing di level provinsi.
Dukungan terhadap perjuangan para pemain juga datang dari Ketua KONI Madina terpilih, Muhammad Harun Nasution atau Harun Ridwan Nasution. Sebagai bentuk kepedulian terhadap pembinaan sepak bola usia dini, Harun memberikan bantuan dana stimulan kepada tim SBB Kayu Laut U-13.
Bantuan tersebut akan digunakan untuk menunjang berbagai kebutuhan tim selama berada di Medan, mulai dari operasional, akomodasi hingga transportasi selama mengikuti pertandingan.
Dukungan tersebut dinilai menjadi suntikan semangat bagi para pemain muda yang tengah menjalani salah satu tahapan penting dalam perjalanan mereka sebagai atlet sepak bola. Selain memberikan dukungan secara moril, perhatian terhadap kebutuhan tim juga diharapkan membuat para pemain dapat lebih fokus menghadapi pertandingan.
Turut hadir dalam prosesi pelepasan tersebut mantan Kadispora Madina yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Madina, Rahmat Hidayat. Sejumlah orang tua pemain juga tampak hadir memberikan dukungan, semangat serta doa sebelum anak-anak mereka berangkat menuju Medan.
Suasana haru terlihat ketika para pemain berpamitan dan menerima pesan dari para pembina maupun orang tua. Mereka diharapkan mampu menjaga sportivitas, disiplin serta menunjukkan kemampuan terbaik selama pertandingan.
Dalam sambutannya, Kadispora Madina Parlin Lubis memberikan apresiasi terhadap perhatian Ketua KONI Madina terpilih terhadap pembinaan atlet usia dini.
Menurutnya, perhatian dan dukungan terhadap atlet muda sangat penting untuk membangun fondasi olahraga di Mandailing Natal. Ia berharap momentum Piala Soeratin dapat menjadi pengalaman berharga bagi para pemain untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun mental bertanding.
Parlin juga meminta para pemain agar tampil percaya diri dan tidak merasa terbebani ketika menghadapi pertandingan babak delapan besar.
«“Kalian adalah putra-putra terbaik Mandailing Natal. Terima kasih kepada Ketua KONI Madina yang baru terpilih, Harun Nasution, yang langsung bergerak cepat memberikan dukungan dana operasional ini. Manfaatkan momentum berharga ini untuk fokus bertanding dan bawa pulang kemenangan,” tegas Parlin Lubis.»
Ia juga mengingatkan para pemain untuk tetap menjaga nama baik daerah selama berada di Medan. Menurutnya, hasil pertandingan memang penting, tetapi sikap disiplin, sportivitas dan karakter sebagai atlet muda juga harus menjadi bagian dari perjuangan mereka.
Keberangkatan SBB Kayu Laut U-13 ke babak delapan besar Piala Soeratin tingkat Provinsi Sumatera Utara menjadi salah satu momentum penting dalam pembinaan sepak bola usia dini di Mandailing Natal.
Dengan dukungan pemerintah daerah, KONI, orang tua serta masyarakat, para pemain muda tersebut diharapkan mampu tampil maksimal dan memberikan prestasi terbaik sekaligus mengharumkan nama Mandailing Natal di kancah sepak bola Sumatera Utara.
(Aris)
