- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Ziarah Leluhur Buka Peringatan Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal

Sabtu, 16 Mei 2026 | 5/16/2026 10:28:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-16T03:28:01Z
Bupati Ischak: Tradisi Ini Sebagai Bentuk Penghormatan dan Refleksi Sejarah Daerah

BALAPULANG, Liputan12.com – Rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-425 dibuka dengan kegiatan ziarah leluhur ke empat makam tokoh pendiri daerah pada hari Rabu (13/05/2026). Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman bersama Wakil Bupati Ahmad Kholid serta jajaran pemerintah daerah melakukan kunjungan ke situs-situs bersejarah tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang meletakkan fondasi bagi daerah yang kini telah berusia lebih dari empat abad.

Rombongan memulai perjalanan dari Kantor Pemerintah Kabupaten Tegal menuju makam Ki Gede Sebayu sebagai titik awal ziarah. Ki Gede Sebayu dikenal sebagai Juru Demung berpangkat Tumenggung pada tahun 1601, sekaligus tokoh penyebar agama Islam yang memiliki peran besar dalam pembangunan wilayah Tegal. Ia berhasil menata masyarakat sesuai dengan keahlian masing-masing, mencakup bidang pertukangan, kerajinan, pandai besi, tenun, hingga pertanian.

Dari makam Ki Gede Sebayu, rombongan melanjutkan ziarah ke makam Amangkurat Agung di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna. Amangkurat Agung atau Raden Mas Sayyidin merupakan putra Sultan Agung Hanyakrakusuma dan raja keempat Kesultanan Mataram Islam yang memerintah pada tahun 1646 hingga 1677.

Perjalanan kemudian diteruskan ke makam Ki Ageng Anggawana di Desa Kalisoka, Kecamatan Dukuhwaru. Sebagai putra Ki Gede Sebayu, ia menjabat sebagai Bupati Tegal kedua pada periode 1620 hingga 1625 dan dikenal sebagai pelopor pembangunan wilayah Tegal, terutama dalam bidang pertanian, keamanan, dan pengelolaan wilayah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



Ziarah ditutup dengan mengunjungi makam Pangeran Purbaya, putra Sultan Agung sekaligus menantu Ki Gede Sebayu, yang berlokasi di wilayah yang sama dengan makam Ki Ageng Anggawana. Keempat makam tersebut menjadi bukti sejarah panjang perjuangan dan pembangunan Kabupaten Tegal dari masa ke masa.

Bupati Ischak menyampaikan bahwa ziarah makam leluhur merupakan tradisi turun-temurun yang selalu dilaksanakan menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal. "Melalui doa bersama ini, kami berharap momentum Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal membawa keberkahan, kesejahteraan, dan kemajuan bagi pemerintah maupun seluruh masyarakat Kabupaten Tegal," ujarnya.


Makna ziarah ini juga terasa mendalam bagi masyarakat yang turut menyaksikan prosesi tersebut. Suyanto, salah satu warga Kabupaten Tegal, menyambut baik pelestarian tradisi ini sebagai upaya menjaga kesadaran sejarah di tengah masyarakat. "Di usia ke-425 ini semoga Kabupaten Tegal semakin maju, masyarakatnya tambah sejahtera, jalannya bagus, ekonominya meningkat, dan pemerintah selalu dekat dengan rakyat. Tradisi seperti ini juga bagus supaya generasi muda tahu sejarah dan menghormati para leluhur," katanya.

Ziarah makam leluhur ini menjadi bagian dari serangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal yang akan berlangsung sepanjang bulan Mei 2026.


Penulis : Ag

×
Berita Terbaru Update