KOTA TEGAL, Liputan12com - Ratusan umat Buddha dari berbagai wilayah mengikuti rangkaian penyambutan detik-detik Tri Suci Waisak Tahun 2570 BE/2026 yang berlangsung dengan khidmat dan penuh keberkahan di Metta Vihara Kota Tegal pada Sabtu (30/05/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 21.05 WIB ditandai dengan acara Penyalaan Pelita Kebahagiaan yang penuh makna dan Puja Bakti yang dipimpin langsung oleh Bhikkhu Uggasanto dari Vihāra Mendut, Kabupaten Magelang. Kehadiran Bhikkhu Uggasanto yang merupakan salah satu bhikkhu terhormat di Indonesia semakin memberikan kedalaman spiritual bagi seluruh jamaah yang hadir.
Momentum perayaan Waisak menjadi semakin bermakna saat dilaksanakan sesi pemasangan lampion harapan dan bunga di sekitar area vihara. Setiap lampion yang dipasang menjadi simbol harapan akan kedamaian dan kebaikan, disertai dengan pesan-pesan kebijaksanaan yang disampaikan oleh Bhikkhu Uggasanto mengenai pentingnya menjalani kehidupan dengan penuh kasih sayang, kebijaksanaan, dan kesadaran akan penderitaan sesama.
Rangkaian peringatan Waisak tahun ini tidak hanya berhenti pada malam penyalaan pelita. Pada hari Minggu (31/05/2026), seluruh rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan acara Detik-Detik Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 yang akan diselenggarakan di tempat yang sama, Metta Vihara Kota Tegal. Acara tersebut diharapkan akan diikuti oleh lebih banyak umat Buddha dan juga masyarakat dari berbagai agama yang ingin merasakan kedamaian dari perayaan tersebut.
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian peringatan Tri Suci Waisak di Kota Tegal, pengamanan dilakukan secara terpadu oleh jajaran Polres Tegal Kota. Personel kepolisian dengan profesional mengamankan area sekitar lokasi ibadah serta menggelar patroli mobile yang teratur di sejumlah titik rawan dan juga di sekitar rumah ibadah umat Buddha lainnya di wilayah hukum setempat.
Kapolsek Tegal Barat, Kompol Sunyani, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan perayaan Waisak berjalan dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada gangguan apapun yang terjadi selama pelaksanaan acara.
“Kami telah secara matang menyiapkan personel pengamanan yang siap siaga di lokasi kegiatan serta melakukan patroli rutin di sekitar wilayah Tegal Barat dan seluruh rumah ibadah umat Buddha di wilayah kami. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang melaksanakan ibadah Waisak, sehingga mereka dapat fokus dalam menjalankan ibadah dengan khusyuk,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Polsek Tegal Barat bersama dengan Polres Tegal Kota memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga situasi keamanan, ketertiban, dan perdamaian masyarakat (kamtibmas) tetap dalam kondisi kondusif selama seluruh rangkaian perayaan Waisak berlangsung. Selain itu, pihak kepolisian juga bertekad untuk mendukung terpeliharanya nilai-nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang telah menjadi kebanggaan masyarakat Kota Tegal.
“Kami selalu siap menjadi benteng keamanan bagi seluruh masyarakat tanpa memandang agama atau suku. Kerukunan antarumat beragama adalah aset berharga yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.
Penulis : Ag



