- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Tegal Tinjau Jalan Balamoa–Kemantran dan Bendungan Cipero, Infrastruktur Jadi Prioritas Pembangunan

Jumat, 15 Mei 2026 | 5/15/2026 05:50:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-15T10:50:53Z
Progres Jalan Capai 83 Persen, Bendungan Dapat Penanganan Darurat

SLAWI,  Liputan12.com, – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman bersama Wakil Bupati Ahmad Kholid melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan ruas jalan Balamoa–Kemantran serta kondisi Bendungan Cipero pada hari Selasa (12/05/2026). Kegiatan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah untuk memprioritaskan percepatan perbaikan infrastruktur yang memberikan dampak langsung bagi kemudahan dan kesejahteraan masyarakat.

Pada ruas jalan Balamoa–Kemantran, Bupati Ischak memastikan bahwa progres pembangunan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam Program Inpres Jalan Daerah (IJD), yang diusulkan bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPPJN) Jawa Tengah–DIY. "Alhamdulillah, usulan tersebut saat ini sedang direalisasikan," ujarnya.

Menurut Bupati, progres pembangunan telah mencapai sekitar 83 persen dengan deviasi positif 3,5 persen dari target yang ditetapkan. Pekerjaan direncanakan rampung pada tanggal 19 Juni 2026 dengan masa pelaksanaan selama enam bulan. Ruas jalan sepanjang 3,9 kilometer tersebut dibangun menggunakan konstruksi beton dan lapisan aspal untuk memastikan ketahanan struktur dalam jangka panjang, terutama mengingat tingginya intensitas lalu lintas yang melintas setiap hari.

Ischak menjelaskan bahwa ruas Balamoa–Kemantran merupakan koridor vital yang menunjang aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Tarub dan sekitarnya. Oleh karena itu, perbaikan jalan menjadi prioritas utama untuk mendukung kelancaran mobilitas warga dan mendorong perkembangan ekonomi lokal.

Dampak positif dari pembangunan sudah mulai dirasakan oleh masyarakat. Ekawati (32), warga Desa Karangjati, menyampaikan bahwa kondisi jalan sebelumnya penuh dengan lubang dan sering membahayakan pengguna. "Sebelumnya jalan banyak lubang dan sering membahayakan pengendara. Sekarang sudah dibeton, jadi lebih nyaman dan aman," ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tegal juga sedang mempercepat penanganan sejumlah ruas jalan lain yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, terutama yang terdampak kondisi hidrometeorologi pada tahun 2025. Perbaikan dilakukan secara bertahap untuk menjaga kualitas jaringan jalan secara menyeluruh. "Sejumlah ruas seperti Margasari–Pagerbarang dan Jatinegara–Cerih sudah mulai diperbaiki agar kualitas jalan secara keseluruhan semakin membaik," tambah Ischak.

Setelah meninjau ruas jalan, Bupati melanjutkan kunjungan ke Bendungan Cipero yang tengah dalam tahap penanganan darurat akibat dampak cuaca ekstrem yang terjadi sebelumnya. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi erat dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk mempercepat proses pemulihan struktur bendungan.

"Saat ini dilakukan penanganan darurat sambil menunggu penganggaran lanjutan. Ini penting untuk mengantisipasi musim hujan mendatang agar masyarakat tetap bisa menanam dan tidak mengalami gagal panen," ujarnya. Sebagai langkah sementara, dilakukan penguatan struktur menggunakan sandbag dan batu bolder sebelum penanganan permanen yang lebih komprehensif dilaksanakan.

Peninjauan infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tegal untuk memastikan bahwa infrastruktur jalan dan sumber daya air tetap berfungsi dengan optimal, guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan menjaga ketahanan pangan daerah.


Penulis : Ag

×
Berita Terbaru Update