- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

RAT KPRI Sepakat 2025, Wali Kota Tegal Dorong Koperasi Lebih Adaptif dan Kembangkan Usaha

Rabu, 11 Februari 2026 | 2/11/2026 05:10:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-11T10:10:13Z


KOTA TEGAL, LIPUTAN 12 . COM – Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, mendorong koperasi agar lebih adaptif dan terus mengembangkan usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Sepakat Tahun Buku 2025 di Gedung Adipura Kota Tegal, Rabu (11/2/2026).


Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Tegal, Asisten, dan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tegal, Ketua Dekopinda Kota Tegal, Ketua PKP-RI Kota Tegal, serta pengurus, pengawas, dan anggota KPRI Sepakat Kota Tegal.


Dalam sambutannya, Wali Kota mendorong KPRI Sepakat untuk tidak hanya fokus pada usaha simpan pinjam, tetapi juga mulai melihat peluang usaha lain, termasuk mendukung distribusi pangan bergizi untuk program Makan Bergizi Gratis.


“Koperasi jangan hanya bertumpu pada satu jenis usaha. Coba mulai lihat peluang lain, termasuk ikut mendukung distribusi pangan bergizi untuk program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.


Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada pengurus dan pengawas KPRI Sepakat karena dapat menyelenggarakan RAT tepat waktu dan menunjukkan pengelolaan koperasi yang baik.


“Ini menunjukkan KPRI Sepakat dikelola dengan baik dan bisa menjadi contoh bagi koperasi lain di Kota Tegal,” ujarnya.


Wali Kota juga menyampaikan bahwa saat ini di Kota Tegal terdapat 104 koperasi aktif dengan lebih dari 12 ribu anggota, modal sendiri mencapai Rp115,8 miliar, dan total aset sebesar Rp211 miliar. Menurutnya, potensi tersebut perlu dikelola lebih profesional agar koperasi terus berkembang.


“Koperasi di Kota Tegal punya modal yang kuat. Tinggal bagaimana dikelola lebih profesional dan terus dikembangkan,” ujarnya.


Sementara itu, kinerja KPRI Sepakat pada Tahun Buku 2025 dinilai cukup baik. Aset koperasi meningkat dari Rp12,78 miliar pada 2024 menjadi Rp13 miliar pada 2025. Modal sendiri naik dari Rp9,06 miliar menjadi Rp9,15 miliar. Sisa Hasil Usaha (SHU) juga meningkat dari Rp173,5 juta menjadi Rp175,5 juta. Selain itu, KPRI Sepakat memperoleh predikat sehat dengan skor 80,31.

(Ag)

×
Berita Terbaru Update