- -->
×

Iklan

Iklan

Makan Bergizi Gratis di Sampang: Lebih dari Sekadar Program Gizi, Jadi Mesin Ekonomi Lokal Beromzet Miliaran Rupiah!

Kamis, 19 Februari 2026 | 2/19/2026 11:31:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-19T16:51:35Z
(Foto diambil dari Kabar Madura)

SAMPANG, Liputan12.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sampang, Madura, tidak hanya sekadar memberikan asupan gizi bagi masyarakat, tetapi juga menjelma menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang sangat signifikan. Dengan perputaran uang mencapai miliaran rupiah setiap hari, program ini memberikan dampak positif yang luas bagi perekonomian daerah.

Hingga Februari 2026, tercatat sebanyak 115 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah aktif beroperasi atau siap diluncurkan di seluruh wilayah Kabupaten Sampang. Aktivitas dari dapur-dapur MBG ini menghasilkan perputaran ekonomi harian yang diperkirakan mencapai angka fantastis, yaitu Rp 2,875 miliar!

Menyadari potensi ekonomi yang besar dari program ini, Ketua Satgas MBG Sampang, Sudarmanto, mengingatkan seluruh pengelola SPPG untuk tidak hanya terpaku pada aspek keuntungan semata. Ia menekankan bahwa kualitas menu dan kandungan gizi tetap harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG.

"Dari 115 dapur yang sudah beroperasi maupun yang akan segera beroperasi, kami mengimbau dengan sangat agar semuanya fokus pada kualitas dan gizi makanan yang disajikan," tegas Sudarmanto, Kamis (19/2/2026). "Jangan sampai orientasinya hanya pada keuntungan, sehingga mengabaikan aspek gizi yang merupakan tujuan utama dari program MBG ini."

Berdasarkan perhitungan sederhana, setiap dapur MBG rata-rata menyiapkan sekitar 2.500 porsi makanan bergizi setiap harinya. Dengan asumsi harga Rp 10.000 per porsi, maka setiap dapur mengelola anggaran sekitar Rp 25 juta per hari. Jika dikalikan dengan 115 dapur yang aktif, total belanja harian mencapai hampir Rp 2,9 miliar.

Yang menarik, sebagian besar dari anggaran tersebut mengalir ke pedagang kecil, petani lokal, peternak, dan UMKM lainnya di Kabupaten Sampang. Mereka menjadi pemasok bahan baku untuk kebutuhan dapur MBG, sehingga secara langsung merasakan dampak positif dari program ini. Dengan kata lain, program MBG bukan hanya memberikan makanan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga menghidupkan kembali roda perekonomian lokal.

Selain itu, program MBG juga menciptakan lapangan kerja baru dalam skala besar. Setiap dapur SPPG melibatkan sekitar 47 orang relawan atau pekerja, mulai dari petugas pencucian peralatan makan, petugas pengolahan makanan, petugas pengemasan, hingga pengemudi yang bertugas mendistribusikan makanan ke berbagai lokasi. Dengan demikian, lebih dari 5.400 tenaga kerja telah terserap dalam program MBG di seluruh Kabupaten Sampang.

Dengan perputaran uang yang mencapai miliaran rupiah setiap hari dan dampak positif yang luas bagi perekonomian dan masyarakat, program Makan Bergizi Gratis di Sampang menjadi bukti nyata bahwa program pemerintah yang tepat sasaran dapat memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan daerah.


#Redaksi

×
Berita Terbaru Update