- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur Sulawesi Utara Resmikan Kawasan Hunian Tetap Pasca Bencana Erupsi Gunung Ruang

Senin, 16 Februari 2026 | 2/16/2026 03:35:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-16T08:36:54Z

‎Gubernur Sulawesi Utara meresmikan dan melakukan serah terima Kawasan Hunian Tetap (Huntap) relokasi pasca bencana erupsi Gunung Ruang yang berlokasi di Desa Modisi, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Jumat (13/02/2026).

‎Kegiatan tersebut turut disaksikan langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Bupati Kepulauan Sitaro, serta Direktur Pengembangan Kawasan Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum.

‎Proses Peresmian Hunian Tetap (Huntap) Modisi bagi 287 KK asal dua kampung di Pulau Ruang Kabupaten Kepulauan Sitaro

‎berlokasi di Desa Modisi Kecamatan Pinolosian Timur Kabupaten Bolaang Mangondow Selatan (Bolsel).

‎Peresmian kawasan hunian tetap ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pemulihan pasca bencana khususnya untuk mengembalikan fungsi infrastruktur, sosial, dan ekonomi masyarakat terdampak erupsi Gunung Ruang. Pembangunan kawasan ini diharapkan mampu memberikan hunian yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi warga yang direlokasi.

‎Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Utara menyampaikan bahwa pembangunan hunian tetap ini merupakan wujud komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa penanganan pasca bencana tidak hanya sebatas penyediaan tempat tinggal, tetapi juga memastikan tersedianya fasilitas pendukung agar kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal.

‎Kawasan relokasi ini dibangun di atas lahan seluas 11,85 hektare dengan total 287 unit rumah hunian tetap. Selain unit rumah, lingkup pekerjaan juga mencakup pembangunan berbagai fasilitas umum dan fasilitas sosial, antara lain Balai Warga dan Kantor Desa sebanyak 2 unit, Puskesmas Pembantu (Pustu) 2 unit, Gereja Tipe A 2 unit, Gereja Tipe B 3 unit, PAUD 1 unit, TK 1 unit, SD 1 unit, SMP 1 unit, serta Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) sebanyak 1 unit.

‎Direktur Pengembangan Kawasan Strategis Dirjen Cipta Karya Kementerian PU menyampaikan bahwa kawasan hunian tetap ini dirancang sebagai kawasan terpadu dengan memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, serta keberlanjutan lingkungan. Seluruh sarana dan prasarana pendukung dibangun untuk memastikan masyarakat dapat segera melanjutkan aktivitas sosial dan ekonomi secara mandiri.

‎"Hari ini di lokasi Huntap ini kami memulai hidup baru. Suka atau tidak suka, kami harus melanjutkan hidup. Dan terus bersyukur kepada Tuhan.

‎Dia bersama suami," ujar Yuce Walo asal Kampung Pumpente Pulau Ruang Sitaro, saat ditemui di rumah barunya di Huntap Modisi Bolsel.

‎Yuce mengungkapkan perasaannya, yang paling berat saat harus meninggalkan makam kedua orang tua mereka di Pulau Ruang yang diporakporandakan erupsi Gunung Api Ruang pada April 2024 lalu.

‎Ada rasa Sukacita dan ucapan syukur dari semua Basudara dari dua kampung Laingpatehi dan Pumpente menempati rumah tinggal yang baru.-

‎Hidup Rukun dan Damai, Pakasehati, Pakatoghasi, Pakaumuri dan andalkan TUHAN senantiasa, sehingga berkat Tuhan mengalir dan apapun yang dikerjakan selalu dibuat Tuhan berhasil.

‎Penulis: JeEv 

‎ 

‎ 

×
Berita Terbaru Update