- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Warga sekitar RS. Siti Fatimah Palembang keluhkan Bau Limbah.

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10/02/2026 04:15:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-02T09:15:44Z
Palembang liputan 12 com. 
Keberadaan kolam air limbah RS. Siti Fatimah Palembang yang berada di jalan terusan kelurahan Sukabangun kecamatan Sukarami Palembang, yang Air nya menimbulkan bau busuk yang menyengat, menjadi keluhan warga sekitar RS Siti Fatimah. 

Warga sekitar mencium bau busuk menyengat yang keluar dan mengalir melewati parit di tengah pemukiman Warga.

Menurut salah satu warga hal ini sudah disampaikan kepada pihak RS Siti Fatimah, namun hingga saat ini belum mendapat tanggapan.
Alih alih Kolam penampungan tersebut untuk menetralisir dan menjadi antisipasi banjir,justru menjadi kekhawatiran Warga sekitar.
pasalnya di musim kemarau saja air yang ada di kolam tersebut sudah hampir penuh,bagiamana kalau nanti datang musim hujan "keluh warga.
Kekhawatiran tersebut bertambah dengan ditutup nya akses air yang masuk melalui pagar yang beberapa Waktu lalu di sidak oleh walikota Palembang,dan sempat di jebol.

Kini ditutup kembali' dengan tembok bata.
Menurut keterangan Warga yang sempat bertanya kepada pihak RS Siti Fatimah, penutupan itu bersifat sementara,dan untuk mengantisipasi anak anak masuk ke dalam pekarangan kolam penampungan untuk bermain atau berenang, karena sangat berbahaya,dan nanti nya akan di ganti dengan penutup menggunakan jeruji besi, namun hingga saat ini belum direalisasikan.

Dengan penutupan jalan air tersebut Warga kawatir bila musim hujan,air akan membludak, mengakibatkan banjir di pemukiman warga, karena air tidak lagi masuk kedalam parit.

Hal ini terungkap ketika Warga mengeluhkan kondisi kolam penampungan yang berbau menyengat dan saluran air yang tertutup pada acara gotong royong yang dilaksanakan forum RT kelurahan Sukabangun dengan warga RT 16 dan sekitarnya di sepanjang jalan terusan, Sukabangun tepat, dibelakang RS Siti Fatimah.

Warga berharap dari pihak rumah sakit atau pemerintah melalui Pihak terkait, bisa memberikan solusi atas hal tersebut, agar kekhawatiran Warga, tidak menimbulkan kecemasan pada waktu musim penghujan tiba.
(Wnd -palembang)
×
Berita Terbaru Update