Lamongan, Liputan12.com — Jajaran Koramil 0812/21 Kalitengah melakukan pengamanan ketat terhadap naskah soal ujian seleksi pengisian Perangkat Desa Sugiwaras, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan. Pengamanan tersebut dilakukan sejak malam sebelum pelaksanaan hingga hari ujian, sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan naskah serta mendukung proses seleksi yang tertib, transparan, dan berintegritas.
Langkah pengamanan ini dilaksanakan atas instruksi Danramil 0812/21 Kalitengah, Kapten Inf Rudi Hartono, dengan menugaskan Babinsa Desa Sugiwaras, Peltu Ari, untuk melakukan pengawasan secara langsung terhadap proses pengamanan naskah ujian.
Pengawasan sejak malam hari menjadi bagian penting dari upaya mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebocoran soal maupun gangguan keamanan sebelum ujian dilaksanakan. Pengamanan dilakukan melalui penyegelan ruangan penyimpanan naskah, penjagaan area balai desa secara bergiliran, serta pengaturan penyerahan kunci tempat penyimpanan soal secara transparan.
Rangkaian pengamanan tersebut dimaksudkan untuk memastikan naskah ujian tetap terjaga dan proses persiapan berlangsung sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan. Dengan pengawasan yang dilakukan sejak awal, setiap tahapan diharapkan dapat berjalan tertib dan memberikan rasa aman kepada panitia maupun para peserta seleksi.
Segel Naskah Diperiksa Sebelum Diserahkan kepada Panitia
Pada hari pelaksanaan ujian, Minggu (18/10/2026), personel Koramil bersama panitia dan unsur kepolisian setempat kembali melakukan pemeriksaan terhadap segel tempat penyimpanan naskah soal. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan segel masih dalam keadaan utuh sebelum naskah diserahkan kepada panitia ujian di hadapan para peserta.
Proses tersebut turut disaksikan oleh Panitia Pengawas Pemilihan Desa, aparat Pemerintah Desa Sugiwaras, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat setempat.
Keterlibatan berbagai unsur dalam tahapan pengamanan ini menjadi bagian dari upaya membangun keterbukaan dalam pelaksanaan seleksi. Pengawasan bersama diharapkan dapat memperkuat kepercayaan peserta terhadap mekanisme ujian sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.
Kehadiran personel TNI melalui Babinsa juga menjadi bentuk dukungan terhadap terciptanya keamanan lingkungan selama proses seleksi berlangsung. Pengamanan tersebut diarahkan untuk memastikan tahapan ujian berjalan tertib, tanpa mengesampingkan prinsip profesionalisme dan integritas.
Danramil Tekankan Profesionalisme dan Integritas
Melalui Peltu Ari, Danramil 0812/21 Kalitengah Kapten Inf Rudi Hartono menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme, keterbukaan, dan integritas dalam proses penjaringan aparatur desa.
Dalam keterangannya di lokasi kegiatan, Peltu Ari menyampaikan bahwa pengamanan yang dilakukan sejak malam hingga hari pelaksanaan merupakan bentuk pengawasan untuk mendukung proses seleksi yang jujur, adil, transparan, dan kondusif.
“Pengamanan nonstop dari malam hingga hari pelaksanaan ini kami lakukan sebagai bentuk pengawasan ketat agar proses seleksi berjalan jujur, adil, transparan, dan kondusif. Kita ingin memastikan siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Perangkat Desa Sugiwaras benar-benar murni hasil dari kompetensi dan kemampuan terbaik para peserta,” ujar Peltu Ari saat menyampaikan amanat Danramil.
Penegasan tersebut mencerminkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses pengisian jabatan perangkat desa. Seleksi aparatur desa diharapkan tidak hanya berlangsung aman secara teknis, tetapi juga mengedepankan prinsip keterbukaan dan penilaian berdasarkan kemampuan peserta.
Sinergi TNI, Polri, Panitia, dan Masyarakat
Pengamanan naskah ujian ini melibatkan sinergi antara unsur TNI, kepolisian, panitia, pemerintah desa, BPD, serta tokoh masyarakat. Koordinasi antarpihak diperlukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai mekanisme dan situasi di lokasi tetap terkendali.
Keterlibatan unsur pengawas dan masyarakat dalam menyaksikan pemeriksaan segel serta penyerahan naskah menjadi salah satu bagian dari upaya menjaga transparansi. Kehadiran mereka juga memberikan ruang pengawasan bersama terhadap tahapan penting sebelum ujian dimulai.
Sinergi tersebut mendapat apresiasi positif dari para peserta ujian karena dinilai memberikan rasa tenang dan mendukung terciptanya suasana yang adil selama proses seleksi berlangsung.
Dengan pengamanan yang dilakukan sejak persiapan malam hari hingga pelaksanaan ujian, seluruh pihak berharap seleksi pengisian Perangkat Desa Sugiwaras dapat berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan prinsip integritas. Hasil seleksi diharapkan mampu melahirkan aparatur desa yang amanah, kompeten, dan berkualitas untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.
(Ther/Redaksi Liputan12.com)


