- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

LELE KUDUS DISIAPKAN SEBAGAI PENOPANG PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG)

Jumat, 08 Mei 2026 | 5/08/2026 04:45:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-08T09:45:05Z
Pemerintah daerah tinjau budidaya lokal, targetkan pasokan terjamin untuk kebutuhan menu ikan

Kudus, Liputan12.com – Pemerintah Kabupaten Kudus mulai melakukan persiapan menyeluruh untuk mengembangkan sektor budidaya ikan lele sebagai penopang utama kebutuhan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melakukan peninjauan langsung terhadap budidaya ikan lele yang dikelola oleh warga di Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, pada Jumat (08/05/2026).

Kunjungan peninjauan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton, yang didampingi oleh Anggota Komisi VII DPR RI Andhika Satya Wasistho. Rombongan tidak hanya melihat proses budidaya secara langsung, tetapi juga mendengar langsung aspirasi serta kendala yang dihadapi oleh para pembudidaya ikan di wilayah setempat.

Bellinda Birton menjelaskan bahwa kebutuhan akan ikan diharapkan akan mengalami peningkatan signifikan seiring dengan rencana penerapan menu yang menggunakan ikan sebagai komponen utama dalam program MBG. Oleh karena itu, pemerintah daerah mulai memastikan ketersediaan pasokan ikan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan program tersebut.

“Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan ikan untuk program MBG benar-benar tercukupi dengan baik. Oleh karena itu, kita mulai menyiapkan sektor budidaya ikan lele sebagai bagian penting dari penopang kebutuhan program ini. Selain itu, kami juga akan mendorong agar setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyediakan menu ikan secara rutin,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga melihat langsung proses budidaya ikan lele milik Sumitro beserta beberapa pembudidaya lain di Desa Honggosoco. Menurut Sumitro, budidaya lele yang dilakukan secara intensif telah memberikan hasil yang memuaskan dan siap untuk dipasokkan sesuai kebutuhan program pemerintah.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Andhika Satya Wasistho menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pengembangan budidaya ikan lele di Kabupaten Kudus. Menurutnya, sektor ini tidak hanya bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan program MBG, tetapi juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal.

“Kami melihat bahwa budidaya lele di Kudus memiliki potensi yang sangat besar. Dari hasil observasi, pelaku budidaya mampu memperoleh keuntungan bersih hingga sekitar Rp10 juta per bulan per unit usaha. Ini menunjukkan bahwa usaha rakyat kecil mampu berkontribusi dalam program pemerintah sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga mereka sendiri,” ujar Andhika Satya Wasistho.

Ia menambahkan bahwa pengembangan budidaya ikan lele di Kudus diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan program MBG, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengoptimalkan potensi sumber daya lokal untuk mendukung program nasional.


Penulis : Tomy 

×
Berita Terbaru Update