![]() |
| Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon: Bupati Imron fokus bangun identitas budaya, sinergi dengan Pemprov Jabar untuk tata kawasan dan branding pariwisata. "Budaya jadi kunci kemajuan Cirebon." |
KABUPATEN CIREBON, Liputan12.com – Peringatan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon yang diperingati setiap tanggal 2 April dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk memperkuat arah pembangunan daerah yang berbasis pada kekayaan budaya dan potensi pariwisata. Bupati Cirebon Imron menegaskan bahwa usia ke-544 tahun daerah ini menjadi pengingat pentingnya kembali pada nilai-nilai sejarah dan budaya dalam membangun masa depan Kabupaten Cirebon.
Bupati Imron menyebutkan bahwa Kabupaten Cirebon berdiri atas dasar perjuangan para leluhur yang telah membentuk wilayah ini menjadi apa adanya saat ini. Perjalanan panjang tersebut harus menjadi teladan bagi generasi saat ini dalam menjalankan tanggung jawab untuk kemajuan daerah.
“Para pendahulu telah berjuang dengan gigih untuk membentuk Kabupaten Cirebon yang kita miliki hari ini. Hari ini, kita sebagai penerus memiliki tanggung jawab besar untuk melanjutkan perjuangan tersebut demi terwujudnya kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya setelah menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka HUT ke-544 Kabupaten Cirebon di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon pada hari Kamis (02/04/2026).
Imron menekankan bahwa pembangunan ke depan tidak akan hanya berfokus pada aspek fisik seperti infrastruktur semata, melainkan lebih pada penguatan nilai-nilai budaya sebagai identitas utama daerah. Menurutnya, karakter masyarakat yang berakar pada budaya lokal menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan yang berkelanjutan bagi Kabupaten Cirebon.
“Kita tidak bisa membangun daerah tanpa dasar budaya yang kuat. Karakter masyarakat yang tumbuh dari nilai-nilai lokal menjadi pondasi yang akan menjaga kita tetap pada jalur yang benar dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah mulai dari tingkat pusat kabupaten hingga kecamatan dan desa, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta mengembangkan warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur. “Kekayaan budaya adalah aset tak ternilai yang harus kita jaga dan kembangkan agar tidak hilang seiring waktu,” tambahnya.
Selain itu, Bupati Imron juga menyampaikan bahwa pihaknya telah membuka ruang sinergi yang erat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam merancang arah pembangunan jangka panjang. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Kabupaten Cirebon akan menjadi salah satu fokus utama pengembangan wilayah berbasis budaya di Provinsi Jawa Barat.
“Kabupaten Cirebon sudah memiliki fondasi budaya yang sangat kuat dan menjadi salah satu kebanggaan Provinsi Jawa Barat. Sekarang tinggal bagaimana kita menata dan memperkuat potensi tersebut agar menjadi daya tarik yang mampu menarik kunjungan wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri,” kata KDM.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun berjalan, pemerintah provinsi masih fokus untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur, khususnya jaringan jalan raya, secara merata di seluruh wilayah Jawa Barat. Setelah tahap infrastruktur ini tuntas, pada tahun 2027, arah kebijakan pembangunan akan bergeser secara signifikan pada penguatan identitas daerah melalui program penataan kawasan dan branding yang berbasis pada kekayaan budaya masing-masing daerah.
Gubernur juga menambahkan bahwa pengembangan berbasis budaya dan pariwisata tersebut tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus diiringi dengan penataan ruang kota yang baik, peningkatan tingkat kebersihan lingkungan, serta penyelesaian berbagai persoalan sosial yang ada di masyarakat.
“Jika ingin menjadi daerah yang maju dan menjadi tujuan wisata yang berkualitas, Kabupaten Cirebon perlu membangun karakter masyarakat yang mendukung tata kelola pariwisata yang baik. Mulai dari sikap ramah terhadap wisatawan hingga kesadaran untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan,” ujarnya.
Perlu diketahui, rangkaian acara Peringatan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon tahun 2026 ini dirancang dengan penuh makna dan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kegiatan dimulai pada pagi hari dengan apel peringatan hari jadi yang diikuti oleh seluruh jajaran pemerintah daerah, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya untuk masa kerja 10, 20, dan 30 tahun kepada para pejabat dan pegawai yang telah mengabdi dengan baik. Acara pagi diakhiri dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda sejarah peringatan hari jadi ke-544.
Pada sore hari, rangkaian acara dilanjutkan dengan tradisi budaya khas Cirebon yaitu Mapag Kanjeng Dalem yang diikuti dengan pertunjukan Tari Cucuk Lampah, pertunjukan Musik Mugeng, serta pertunjukan Gamelan Renteng yang menjadi salah satu kebanggaan budaya lokal. Rangkaian acara harian diakhiri dengan Rapat Paripurna Istimewa yang diadakan oleh DPRD Kabupaten Cirebon untuk mengevaluasi perkembangan daerah dan merumuskan arah kebijakan ke depan.
Momentum Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon ini diharapkan dapat menjadi titik awal bagi daerah ini untuk melakukan transformasi menjadi daerah yang maju secara ekonomi dan sosial, namun tetap memiliki identitas budaya yang kuat dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.
Penulis: Bung Arya
