TALANG, Liputan12.com – Setelah beberapa waktu lalu sempat menjadi sorotan publik melalui video yang viral di media sosial, Kepala Desa (Kades) Kaladawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, H. Taslihin kembali menjadi pusat perhatian. Kali ini, sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Gerakan Maju Kaladawa (GERMAKA) menggelar audensi dengan pemerintah desa terkait dugaan kurangnya keterbukaan dan transparansi dalam kinerja Pemerintah Desa (Pemdes) Kaladawa yang dinilai memiliki sejumlah persoalan.
Audensi yang digelar pada hari Rabu (01/04/2026) di Pendopo Kantor Balai Desa Kaladawa langsung diterima oleh jajaran Pemdes Kaladawa, serta dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Camat (Forkompincam) Talang sebagai pihak penengah dan pendukung.
Dalam kesempatan tersebut, Koordinator GERMAKA yang akrab disapa Mas Huda menyampaikan sejumlah harapan dan masukan kepada pemerintah desa. Ia menekankan perlunya kebijakan yang lebih terbuka dalam hal pengelolaan anggaran desa, pelaksanaan program pembangunan, serta penyelenggaraan pelayanan masyarakat yang berkualitas.
"Kami sebagai generasi muda Kaladawa sangat peduli dengan perkembangan desa. Kami berharap Pemdes dapat lebih terbuka dalam memberikan informasi terkait penggunaan anggaran desa, rencana dan pelaksanaan program pembangunan, serta bagaimana cara masyarakat dapat terlibat aktif dalam proses tersebut. Komunikasi dua arah antara pemerintah desa dan warga, khususnya kaum muda, sangat penting agar tercipta sinergi yang kuat dalam membangun desa yang lebih baik," ujar Mas Huda.
Sementara itu, Kepala Desa Kaladawa H. Taslihin menyambut baik seluruh masukan yang disampaikan oleh GERMAKA. Ia menegaskan komitmen pribadi dan jajaran Pemdes untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan desa.
"Kami sangat menghargai inisiatif dari GERMAKA yang menunjukkan kepedulian terhadap perkembangan desa. Masukan yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi kami. Kami juga berkomitmen untuk membuka ruang dialog yang lebih intensif dengan masyarakat, khususnya generasi muda, agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan warga," jelas H. Taslihin.
Perwakilan Forkompincam Talang yang hadir dalam audensi tersebut juga memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan keterbukaan dan partisipasi masyarakat di Desa Kaladawa. Mereka menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan merata.
"Dukungan dari berbagai pihak, terutama generasi muda, menjadi modal penting dalam memajukan desa. Kami mendorong agar komunikasi yang sudah terjalin ini dapat terus berlanjut dan menghasilkan langkah-langkah konkret yang bermanfaat bagi seluruh warga Kaladawa," ujar salah satu perwakilan Forkompincam Talang.
Audensi yang berjalan dengan kondusif ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan pemerintahan desa yang lebih partisipatif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan serta aspirasi masyarakat. Kedua pihak juga sepakat untuk menjadwalkan pertemuan berkala guna mengevaluasi perkembangan dan menyusun langkah-langkah pembangunan yang lebih baik ke depan.
Penulis : Ag/Egi
