- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Dedy Yon Hadiri Rakor Jaga Kondusifitas Jateng Sambut Idul Fitri 2026

Selasa, 10 Maret 2026 | 3/10/2026 02:08:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-10T07:08:43Z

Semarang, Liputan12.com — Dalam rangka memastikan kondisi yang kondusif menghadapi pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2026, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi, memimpin rapat koordinasi Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Gubernuran, Senin (9/3). Tema utama yang diusung adalah “Menjaga Kondusifitas Wilayah Jawa Tengah Menyambut Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026,” sebagai langkah strategis menjaga ketertiban dan keamanan selama masa arus mudik, balik, dan masyarakat yang menunaikan ibadah.

Rakor ini dihadiri oleh seluruh kepala daerah se-Jawa Tengah, termasuk Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, lengkap dengan jajaran Forkopimda dari berbagai kabupaten dan kota di provinsi tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan suasana aman dan nyaman selama musim mudik dan perayaan Idul Fitri nanti.

Dalam arahannya, Gubernur Ahmad Lutfi menegaskan bahwa seluruh kepala daerah harus hadir di wilayahnya masing-masing sesuai surat edaran dari Menteri Dalam Negeri, mulai dari H-7 hingga H+7 Lebaran. Menurutnya, Jawa Tengah menjadi sentral arus mudik dan balik dengan potensi kedatangan sekitar 17,7 juta pemudik, sehingga pengawasan dan pelayanan harus dilakukan secara maksimal.

“Sebagai tuan rumah, kita harus meningkatkan kualitas pelayanan minimal 40%. Infrastruktur jalan provinsi sudah mencapai 95% kesiapan, namun jalur-jalur mudik di kabupaten dan kota harus segera kita tingkatkan agar tidak terjadi kemacetan dan keamanan terjamin. Ketersediaan bahan pokok juga harus kita jaga ketat, jangan sampai terjadi kenaikan harga yang signifikan,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur menekankan pentingnya peran kepala daerah dan seluruh stakeholder terkait untuk rutin melakukan cek lapangan, termasuk memantau kondisi pasar tradisional dan pusat-pusat keramaian. “Tim koordinasi harus aktif, dan jika ada situasi darurat, harus langsung direspons dengan cepat. Kita harus memastikan bahwa suasana selama Ramadhan dan lebaran benar-benar aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.

Dalam forum ini, sejumlah langkah strategis dan kesiapan pun dibahas, termasuk penempatan personel pengamanan yang cukup di titik-titik rawan, memperkuat layanan kesehatan, dan memperketat pengawasan di tempat-tempat wisata maupun pusat perbelanjaan saat puncak arus mudik dan balik. Dedy Yon Supriyono selaku Wali Kota Tegal yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut positif arahan Gubernur dan menegaskan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan perangkat di wilayahnya.

“Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menjadi acuan, dan kami akan fokus pada pelayanan maksimal, terutama di terminal, stasiun, dan pelabuhan, serta memastikan kondisi jalan aman dan lancar,” katanya.

Dengan sinergi seluruh pihak, diharapkan kondisi daerah tetap aman, tertib, dan nyaman selama perayaan Lebaran tahun ini, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan berkumpul bersama keluarga dalam suasana penuh kebahagiaan dan ketenangan.


(Ag)

×
Berita Terbaru Update