-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menjelang Musdes, Pemdes dan BPD Tamberu Barat Intensifkan Koordinasi, KDMP Jadi Sorotan Utama!

Selasa, 20 Januari 2026 | 1/20/2026 01:36:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-20T06:36:57Z

 

Sampang, Liputan12.com- Pemerintah Desa (Pemdes) Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, semakin memantapkan persiapan menjelang pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) yang dijadwalkan pada Kamis, 22 Januari 2026 mendatang. Sebagai langkah persiapan, Pemdes bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggelar rapat koordinasi (rakor) intensif pada Selasa (20/01/2026).

Rapat yang berlangsung di Balai Desa Tamberu Barat ini dihadiri oleh seluruh perangkat desa, anggota BPD, serta tokoh masyarakat setempat. Agenda utama yang dibahas dalam rakor kali ini adalah terkait keterbatasan dana desa di tahun 2026, yang mengalami penurunan signifikan menjadi hanya 30% dari alokasi sebelumnya.

Penjabat (Pj.) Kepala Desa Tamberu Barat, Rifandi, menjelaskan bahwa penurunan dana desa ini disebabkan oleh adanya program Koperasi Digital Merah Putih (KDMP) yang digagas oleh pemerintah pusat. Program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi desa melalui pengembangan koperasi digital.

"Memang, dana desa kita di tahun 2026 mengalami penurunan yang cukup besar. Namun, kita harus melihat ini sebagai tantangan sekaligus peluang untuk menggali potensi desa melalui KDMP. Program ini adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan dan kemandirian desa kita," tegas Rifandi.

Rifandi juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa, khususnya dalam pelaksanaan program KDMP. Ia meminta seluruh perangkat desa untuk bekerja keras dan bersinergi dalam menyukseskan program ini.

Selain isu KDMP, Rifandi juga menyoroti mengenai kedisiplinan perangkat desa dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Ia mengingatkan agar seluruh perangkat desa selalu hadir dan aktif di Balai Desa setiap harinya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

"Saya percayakan kepada Bapak Sekdes untuk mengkoordinasikan absensi perangkat desa setiap harinya. Kita harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dalam hal kedisiplinan dan profesionalisme," ujar Rifandi.


Ketua BPD Tamberu Barat, Islamanto Hasan, yang akrab disapa Anto, menyampaikan dukungan penuh terhadap program KDMP dan komitmen BPD untuk mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan sesuai dengan rencana.

"BPD akan terus mengawasi dan memberikan masukan konstruktif kepada Pemdes dalam pengelolaan dana desa dan pelaksanaan program KDMP. Kita semua harus bahu membahu untuk membangun desa Tamberu Barat yang lebih maju dan sejahtera," kata Anto.

Sekretaris Desa (Sekdes) Tamberu Barat, Sufyan Asy'ari, mengapresiasi sinergi dan kerjasama yang terjalin antara Pemdes dan BPD. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh perangkat desa yang selalu aktif dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya sangat bangga dengan semangat dan dedikasi teman-teman perangkat desa. Mari kita terus tingkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," ujar Sufyan.

Sebagai persiapan akhir menjelang Musdes, Sufyan mengimbau kepada seluruh kepala dusun (Kadus) untuk memanfaatkan kesempatan Musyawarah Dusun (Musdus) di wilayah masing-masing untuk menyampaikan informasi mengenai keterbatasan dana desa tahun 2026 dan program KDMP kepada masyarakat.

"Melalui Musdus, kita dapat memberikan penjelasan yang komprehensif kepada masyarakat mengenai kondisi keuangan desa dan program KDMP. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami dan memberikan dukungan terhadap program-program pembangunan desa yang telah direncanakan," pungkas Sufyan.

×
Berita Terbaru Update