Liputan12.Com,Ogan Ilir,- Dugaan adanya pungutan biaya seragam sekolah di SMK Negeri 1 Indralaya Utara Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir menjadi sorotan sejumlah pihak. Karena diduga pihak sekolah memungut uang seragam dan atribut sekolah sebesar 1,5 juta per siswa baru. Kamis (01/01/2026).
Informasi tersebut diperoleh dari salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya. Ia mengatakan bahwa pungutan tersebut dikaitkan dengan pembelian berbagai jenis seragam, termasuk seragam batik,Olahraga, almamater, Baju kejuruan,topi dan dasi.
“Katanya untuk beli seragam sekolah, seperti baju batik, olahraga, dan atribut sekolah,” ujarnya.
Berdasarkan penelusuran tim media di lapangan, jumlah siswa baru di SMK Negeri 1 Indralaya Utara diperkirakan mencapai lebih kurang sekitar 180 orang. Jika informasi pungutan tersebut benar, maka total dana yang terkumpul dari pembelian seragam bisa mencapai ratusan juta rupiah.
Terkait informasi yang beredar tersebut, awak media langsung mengkonfirmasi Kepala SMK Negeri 1 Indralaya Utara, Dra. Yessy Sridia Eka Putri, M.Si melalui pesan singkat via WhatsApp nya.
" Kami tidak ada biaya pendaftaran dan pembelian seragam" ungkapnya
Yessy juga menjelaskan " sampai hari ini kami belum melakukan mengadakan baju seragam dan silakan saja komfirmasi kepada orang tuanya karna kami belum mengadakan baju seragam"
Saat ditanya terkait sumber dana seragam yang di pakai oleh siswa berasal dari mana Dra. Yessy Sridia Eka Putri, M.Si tidak merespon sampai berita ini di terbitkan.

0 Komentar