-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Konsumsi Haji 2026 Lebih Murah, Gizi Lebih Baik: Pemerintah Hemat Ratusan Miliar Rupiah!

Minggu, 25 Januari 2026 | 1/25/2026 08:40:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-25T13:40:41Z

Jakarta, Liputan12.com - Kabar gembira untuk calon jemaah haji Indonesia! Biaya konsumsi selama pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M berhasil ditekan menjadi 36 riyal per porsi, lebih rendah dari sebelumnya yang mencapai 40 riyal. Meski lebih murah, kualitas gizi justru ditingkatkan berdasarkan rekomendasi ahli. Langkah ini sekaligus menghemat anggaran negara hingga lebih dari Rp123 miliar.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa penurunan biaya ini tidak mengurangi kualitas makanan yang diberikan kepada jemaah. Sebaliknya, porsi nasi dan lauk justru ditingkatkan demi memenuhi kebutuhan nutrisi selama berada di Tanah Suci.

"Biaya konsumsi berhasil kita tekan, namun kandungan gizi dan porsi makanan tetap menjadi prioritas. Ini adalah bentuk efisiensi yang menguntungkan jemaah dan negara," ujar Dahnil dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Rabu (21/1/2026).

Peningkatan gramasi makanan ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan energi jemaah selama menjalankan ibadah haji yang memerlukan stamina fisik yang prima. Pemerintah menambahkan porsi nasi dari 150 gram menjadi 170 gram per porsi, serta meningkatkan porsi lauk pauk yang kaya akan protein.

Menurut Dahnil, perubahan komposisi ini didasarkan pada kajian dari para ahli gizi. Tujuannya adalah untuk memastikan jemaah mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang dan proporsional.

"Para ahli gizi menyarankan agar porsi lauk yang mengandung protein ditingkatkan, sementara porsi sayur dan buah dikurangi sedikit. Ini semua demi kesehatan dan stamina jemaah," jelas Dahnil.

Efisiensi biaya konsumsi ini menjadi kabar baik bagi calon jemaah haji, termasuk ribuan jemaah yang akan berangkat melalui Embarkasi Surabaya. Penurunan biaya per unit ini membuktikan bahwa pengelolaan logistik haji tahun 2026 semakin efektif dan efisien.

"Dengan pengelolaan yang baik, kami berhasil menghemat lebih dari Rp123 miliar dari anggaran konsumsi haji. Dana ini bisa dialokasikan untuk meningkatkan pelayanan haji lainnya," kata Dahnil.

Langkah efisiensi ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Haji dan Umrah untuk menjaga keberlanjutan keuangan haji tanpa mengorbankan kualitas pelayanan. Pemerintah optimis, dengan asupan gizi yang lebih baik dan biaya yang lebih rendah, jemaah haji Indonesia akan dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan lancar.

"Dengan porsi yang lebih mengenyangkan dan gizi yang lebih baik, kami berharap jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lebih semangat dan sehat," pungkas Dahnil.


#Red.

×
Berita Terbaru Update