Ogan Ilir, Liputan12.com,- Diduga lemahnya pengawasan kembali menghantui Program makan bergizi gratis (MBG) di Ogan Ilir, Warga di Kelurahan Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir,Roti dalam paket MBG untuk ibu hamil dan balita di temukan dalam kondisi rusak dan berjamur.
" Begitu dibuka, ternyata rotinya rusak dan berjamur, Jadi tidak saya makan langsung saya buang saja takut jadi penyakit" ujar warga tersebut
Ia menegaskan, paket yang di berikan untuk 2 hari jum'at dan sabtu. Namun di berikan satu kali yakni pada hari Jum'at (09/01/2026). Karna hari sabtu libur
Paket ibu hamil dan balita yang di terimaq untuk besok (sabtu) berupa roti, telur puyuh, jeruk dan susu.
Menurutnya,distribusi pangan dengan bahan yang tidak layak merupakan bentuk kelalaian yang dapat pada kesehatan ibu dan anak.
" Ini bukan sembarang makanan. Perintah harus jamin kualitas. Jangan sampai bikin sakit" keluh warga tersebut.
Temuan ini semakin menambah daftar panjang keluhan terkait kualitas dan penyaluran MBG di Kabupaten Ogan Ilir, terutama kelompok rentan seperti ibu menyusui dan balita yang sangat membutuhkan nutrisi aman dan bergizi
Saat di komfirmasi melalui wa Lurah kelurahan Tanjung Raja mengatakan
"Kami dari pihak kelurahan menyampaikan keprihatinan yg mendalam dan meminta kepada dapur MBG agar kualitas dan keamanan pangan lebih ditingkatkan dan lebih diperketat lagi untuk memastikan makanan yng layak untuk dikonsumsi"jelasnya.
Sementara itu instansi yang bertanggung jawab dalam pengadaan dan pendistribusian MBG yaitu SPPG Rumah Warna saat di hubungi belum berikan klarifikasi yang jelas mengenai temuan tersebut.

