-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gizi Anak Sampang Jadi Fokus Utama: Satgas MBG Libatkan Warga dalam Pengawasan, Saluran Pengaduan Dibuka Lebar!

Minggu, 25 Januari 2026 | 1/25/2026 10:11:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-25T15:11:50Z

 

Sampang, Liputan12.com - Kabupaten Sampang terus menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi generasi penerus. Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sampang kini menggandeng masyarakat sebagai mitra strategis dalam pengawasan program MBG. Langkah ini diwujudkan dengan membuka saluran pengaduan yang mudah diakses, sehingga masyarakat dapat berperan aktif melaporkan segala bentuk potensi masalah atau ketidaksesuaian yang ditemukan di lapangan.

Ketua Satgas MBG Sampang, KH. Ahmad Mahfudz, menegaskan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada kinerja pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, Satgas MBG mengajak masyarakat untuk menjadi "mata dan telinga" dalam mengawasi pelaksanaan program ini. Pernyataan ini disampaikan pada Minggu (25/1/2026) dalam acara sosialisasi program MBG di salah satu desa di Kabupaten Sampang.

"Kami sangat mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat Sampang. Jika ada hal-hal yang tidak sesuai, jangan ragu untuk melaporkan kepada kami. Setiap laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti dengan serius dan profesional," ujar KH. Ahmad Mahfudz.

Satgas MBG memiliki tugas utama untuk memastikan kualitas pelayanan di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk kebersihan tempat, keramahan petugas, dan ketepatan waktu penyajian makanan. Selain itu, Satgas juga bertanggung jawab untuk memastikan standar gizi terpenuhi dalam setiap menu yang disajikan, serta memantau kelengkapan Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai jaminan keamanan pangan.

Program MBG merupakan implementasi dari program nasional yang dikoordinasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Program ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi anak-anak usia sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Sampang, program MBG diharapkan dapat mengatasi masalah stunting dan kekurangan gizi yang masih menjadi tantangan serius.

KH. Ahmad Mahfudz mengakui bahwa dalam implementasi program MBG di lapangan, masih seringkali ditemukan berbagai permasalahan, seperti kualitas makanan yang kurang baik, porsi yang tidak sesuai, atau pelayanan yang kurang ramah. Permasalahan ini perlu segera diatasi agar program MBG dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Dengan adanya saluran pengaduan ini, masyarakat dapat lebih mudah menyampaikan aspirasi, keluhan, dan masukan terkait program MBG. Saluran pengaduan ini dapat diakses melalui berbagai cara, seperti telepon, SMS, email, media sosial, atau datang langsung ke kantor Satgas MBG.

Satgas MBG menjamin kerahasiaan identitas pelapor dan akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk secara profesional dan transparan. Satgas MBG juga akan memberikan umpan balik kepada pelapor mengenai hasil tindak lanjut yang telah dilakukan.

Selain membuka saluran pengaduan, Satgas MBG juga aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang bagi kesehatan. Satgas MBG bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai gizi dan kesehatan.

"Kami tidak hanya fokus pada pengawasan, tetapi juga pada edukasi. Kami ingin masyarakat memahami pentingnya gizi seimbang dan bagaimana cara memilih makanan yang sehat dan bergizi," ujar KH. Ahmad Mahfudz.

Satgas MBG juga berupaya untuk meningkatkan kapasitas para petugas SPPG agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Satgas MBG memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para petugas SPPG mengenai standar gizi, higiene sanitasi, dan pelayanan yang ramah dan profesional.

Dengan melibatkan masyarakat dalam pengawasan, memberikan edukasi, dan meningkatkan kapasitas petugas SPPG, Satgas MBG berharap program MBG di Kabupaten Sampang dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Keberhasilan program MBG di Kabupaten Sampang akan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Program MBG merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa, karena generasi yang sehat dan cerdas akan menjadi modal utama dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.


#Red.

×
Berita Terbaru Update