JAKARTA, LIPUTAN 12 . COM - Pemerintah Kabupaten Tegal mulai melakukan evaluasi terhadap Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Sebanyak sepuluh Kepala Perangkat Daerah mengikuti asesmen kompetensi yang digelar di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), di Jakarta, Selasa (20/01/2026), sebagai bagian dari upaya penataan dan penguatan kinerja pemerintahan daerah.
Pelaksana Harian (Plh) Bupati Tegal, Ahmad Kholid, dalam sambutan dan arahannya menegaskan bahwa asesmen merupakan hal yang lumrah dan biasa dilakukan dalam sistem pemerintahan.
“Asesmen ini adalah hal yang biasa. Mudah-mudahan bisa diikuti dengan baik, karena ini sesuatu yang penting buat kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati guna menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Tegal semakin baik,” ujarnya.
Ahmad Kholid juga menekankan pentingnya sinergitas dan kebersamaan antar perangkat daerah.
“Tentunya program-program ke depan harus berjalan dengan baik dan bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk Kabupaten Tegal. Tugas kami banyak, sehingga kami membutuhkan kebersamaan dari semua perangkat daerah, guna meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.
Ia pun berharap seluruh peserta dapat menjalani asesmen dengan tenang tanpa rasa khawatir.
“Saya berharap asesmen ini dijalankan dengan baik, dengan tenang. Tidak ada sesuatu yang perlu dikhawatirkan, karena posisi apa pun adalah sesuatu yang mulia,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, yang turut mengikuti asesmen, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan hal yang lumrah dan biasa dilakukan dalam birokrasi pemerintahan.
“Sebenarnya asesmen ini sesuatu yang lumrah dan biasa dilakukan. Karena ini perintah dari Bupati, maka saya dan teman-teman semuanya mengikuti asesmen ini untuk mengevaluasi jabatan kita masing-masing,” katanya.
Ia berharap asesmen ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi pimpinan daerah dalam menilai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Kabupaten Tegal.
“Dengan adanya asesmen ini, diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi obyektif bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan, ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tegal, Trinanda Aji Permana yang merupakan peserta asesmen menilai kegiatan ini sebagai langkah positif dalam meningkatkan kualitas aparatur sipil negara.
“Kegiatan ini sangat baik sebagai bahan evaluasi bagi kami semua untuk meningkatkan potensi dan kinerja dalam menjalankan pemerintahan,” ungkapnya.
Ia berharap asesmen dapat meningkatkan motivasi kerja para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang mengikuti kegiatan ini. Terkait kemungkinan mutasi atau penataan jabatan pasca asesmen, ia menyatakan kesiapan penuh sebagai Aparatur Sipil Negara.
“Mutasi atau penempatan jabatan adalah bagian dari kebutuhan organisasi dan penyegaran. Apabila setelah asesmen ini kami harus dimutasi, tentu kami terima dengan baik, karena sebagai ASN kami siap ditempatkan dan bertugas di mana pun sesuai dengan perintah Bupati,” pungkasnya.
Asesmen ini diharapkan mampu menghasilkan pemetaan kompetensi yang objektif, sehingga tata kelola pemerintahan Kabupaten Tegal ke depan dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. (Ag)

