JELANG IDHUL ADHA PENJUALAN HEWAN KURBAN MASIH MINIM PEMBELI.


Liputan 12.com.
Palembang,05/06/24
Menjelang Hari Raya Idhul Adha tahun 2024, Dengan kondisi saat ini,para penjual hewan qurban mengaku mengalami penurunan omzet,dan ada juga yang mengatakan stabil meskipun tidak banyak kenaikan omzet penjualan.

Hal ini terlihat dalam wawancara Media dengan salah seorang penjual hewan qurban yang sudah menekuni profesi ini puluhan tahun lalu.
Pak Jumadi,pemilik kandang sekaligus penjual hewan kurban yang beralamat di kampung Ponorogo, kelurahan Sukajaya, kecamatan Sukarami kota Palembang, mengakui akan kondisi penjual hewan ternak pada tiap tahunnya mengalami penurunan.
Hal tersebut mulai terjadi pasca covid 19,dan hingga saat ini penjualan hewan kurban tiap tahun nya mengalami penurunan omzet.
Ditambah lagi beberapa tahun lalu terjadi nya beberapa jenis penyakit hewan kurban, seperti penyakit mulut dan kuku (PMK),dan penyakit lainya yang jelas merugikan para penjual hewan kurban.
Tahun ini pun Asosiasi penjualan hewan kurban,di hadapkan persoalan penjualan hewan kurban di pinggir jalan,yang tidak mengantongi sertifikat,dan jaminan kesehatan hewan kurban, sehingga makin menambah penurunan omset penjualan peserta asosiasi tersebut.
Untuk tahun ini saja kandang Pak Jumadi hanya menyiapkan kurang dari seratus ekor sapi,dan baru terjual yang sudah siap sekitar 40 ekor sapie,dengan harga dari mulai tujuh belas juta, hingga tigapuluh jutaan.
 Yang dulu Pak Jumadi bisa menjual ratusan sapi pada musim hari raya Idhul Adha.
Ditahun ini hanya bisa menjual puluhan ekor saja, namun dirinya berharap,kurang dari sepekan nanti masih ada pembeli yang datang ke kandang nya untuk mengorder sapi atau kambing kurban.
Itupun diri nya harus menawarkan sapinya sampai ke pembeli diluar kota Palembang, seperti daerah langkan,dan pulau Rimau.
Bahkan pemasaran hewan kurban juga dilakukan lewat Media sosial agar lebih banyak peminat hewan kurban mencari referensi membeli hewan kurban.
Dan bukan itu saja Pak Jumadi juga memberikan garansi terhadap kesehatan dan siap antar sampai tempat tujuan sebagai salah satu bentuk layanan maksimal untuk para pembeli hewan kurban dikandang nya.
(Purwondo Palembang)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama