BBPJN RAMPUNGKAN JEMBATAN BAILEY DI DESA KADUNDUNG KECAMATAN LATIMOJONG

Sulsel- Liputan12,
 Banjir bandang dan longsor yang terjadi bulan Mei 2024 lalu di Kabupaten Luwu, berdampak terhadap 13 kecamatan. Desa-desa terendam lumpur serta merusak infrastruktur jalan dan jembatan. Akibatnya akses jalan terputus dan melumpuhkan aktifitas masyarakat.

Hal ini menjadi perhatian serius Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan, dengan segera bertindak menerjunkan 4 unit excavator dan 3 unit loader di 6 desa kecamatan Latimojong yang terisolasi.
Sebelumnya Alat berat dikerahkan untuk membuka material longsor di 4 titik yang menutup badan jalan untuk mobilisasi rangka jembatan Bailey dan brondong menuju desa Kadundung.
PPK 2.2 BBPJN Sulsel telah berusaha melakukan pembersihan material yang terbawa arus banjir sepanjang Saronda- Kadundung kecamatan Latimojong serta melakukan pembuatan Jembatan Bailey di atas sungai selebar 2,9 meter yang menjadi penghubung antar desa. 
Dalam pelaksanaan pekerjaan diterapkan sistem buka tutup arus lalu lintas,
sehingga berhasil sesuai target 14 hari. Pada tanggal 25-05-2024 akses di desa tersebut sudah bisa dilewati oleh masyarakat.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama