Tidak Diindahkan Surat Edaran Pj Gubernur Jawa Barat MTSN 11 Cirebon Tetap Laksanakan Study Tour Jawa Tengah

Kabupaten Cirebon, Liputan12.com - Pasca adanya Surat Edaran yang telah ditetapkan oleh Pj Gubernur Jawa Barat, tentang larangan untuk study tour ke luar kota. Tapi masih ada sekolah yang seakan memaksakan diri untuk melaksanakan Contextual Teaching and Learning (CTL), yang pelaksanaannya gak jauh dari study tour tersebut

Menanggapi pelaksanaan CTL yang akan dilakukan oleh salah satu Sekolah Madrasah Tsanawiyah MTsN 11 di Kabupaten Cirebon, banyak yang mempertanyakan mekanisme akan kegiatan itu. Acara yang diadakan oleh MTsN 11 Cirebon, diwarnai kontroversi akan kejadian yang belum lama ini terjadi kecelakaan di Lembang Kabupaten Subang, Sabtu (11/05/24) kemarin.

"Yah kok berani sih MTsN 11 Cirebon mengadakan CTL atau study tour ke luar Kota? Padahal kan jelas ada larangan untuk mengadakan study tour dari PJ Gubernur Jawa Barat. Ada apa ini, Surat Edaran dari Pj Gubernur Jawa Barat sampai dikangkangi seperti ini?" kata M. Juanda, Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Cirebon saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Selasa (23/05/24).
Ketua PWRI M. Juanda menambahkan, bila agenda CTL yang berlangsung pada 22 Mei 2024, merupakan pelanggaran yang telah dilakukan oleh pihak MTsN 11 Cirebon 

"Sudah ada larangan akan pelaksanaan seperti CTL malah masih saja dilakukan oleh pihak MTsN 11 Cirebon, jadi seperti tidak diindahkan Surat Edaran dari Pj Gubernur Jawa Barat itu," imbuhnya.

Lanjut, bahwa Wilayah 3 Cirebon masih banyak destinasi wisata untuk menjadi sasaran Study tour atau CTL tersebut, kegiatan study tour ini baiknya dilakukan di wilayah dalam kota saja, atau sekolah bisa menyiapkan kegiatan lainnya yang berguna untuk siswa untuk melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya," pungkas M. Juanda (PWRI)

Semestinya, bahwa dilakukan Study tour atau CTL di MTsN 11 Cirebon baiknya dilakukan di dalam kota saja, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Beberapa orang tua murid pun diwarnai kontroversi yang mengharapkan agar MTsN 11 Cirebon, tidak memaksakan diri melakukan acara tersebut. Terutama harus dikaji akan keselamatan murid itu sendiri. 

Karena kepala MTsN 11 Cirebon sedang tidak ada di ruang awak media bertemu dengan TU, Habibah saat bertemu di ruangannya menanggapi, walaupun dirinya tidak berhak menjawab terkait Study Tour dan ini hanya ngobrol ngobrol saja dengan para wartawan yang bertanya, MTsN 11 Cirebon bukan tidak mengindahkan edaran Gubenur Karena sudah terlanjut di jadwalkan sebelum sebelum dan semua kos-kosnya sudah di bayarkan semua, makanya MTsN 11 Cirebon tetap melaksanakan Study Tour ke Purwokerto Jawa Tengah , *kan yang salah dalam kecelakaan bukan Study Tour melainkan PO. Bus dan Sopirnya". ujar TU Habibah

Bung Arya

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama