Nasip Sebatang Kara Tidur Beralaskan karfet dan tidur di Ubin Mushola "Miris"

PALEMBANG, Liputan12.com - Syamsuri (57) warga Lorong Wijaya 5 Rt, 35 Rw. 07 Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati Palembang Sumsel, 

Syamsuri tidak bernasib baik setelah mengalami sakit stroke lebih kurang 1 tahun istri dan anak-anaknya yang tidak mampu lagi untuk mengurus karena keterbatasan ekonomi dan Pak Syamsuri sudah pisah cerai. 

Sekarang kehidupan Pak Syamsuri dijalankan sebatang kara tampa keluarga karena di buang karena tidak mampu bekerja lagi di karenakan penyakit stroke yang di deritanya. Untuk tempat tinggal saja harus berpindah-pindah tempat kadang kala di pos kamling dan di mushola tidurpun beralas ubin , miris !!!. Untuk makan sehari-hari hanya mengharapkan belas kasih warga sekitar. 

Saat awak media mengcroscek hal itu di lapangan hari Senen (19/05/2024 ) benar adanya kami langsung ketemu Pak Syamsuri pas lagi duduk pos kamling yang biasa tempat istirahat dan tempat tidur dan kalau menjelang malam berpindah ke mushola dan di teras yang beralaskan ubin untuk beristirahat dan tidur. 

Salah satu ibu yang bernama Sri saat di temui membenarkan "bahwa pak Syamsuri saat sering tidur di mushola dan makan sehari-hari di bantu oleh warga sekitar".ucapnya. 

Lanjutnya kami mengharapkan pihak pemerintah untuk turun tangan dan mencari solusi membantu masyarakat yang kurang mampu dan kesusahan seperti Pak Syamsuri ini, harapnya. 

( Mursalan )

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama