BBPJN SULSEL KELOLA 900 MILIAR ANGGARAN INPRES JALAN DAERAH TAHUN 2024



Sulsel- Liputan12, 
 Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2023 adalah salah satu upaya mendukung pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024
Inpres Jalan Daerah diterbitkan dalam rangka percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah guna memberikan manfaat maksimal dalam mendorong perekonomian nasional maupun daerah.
Selain itu juga untuk menurunkan biaya logistik nasional, menghubungkan dan mengintegrasikan dengan sentra-sentra ekonomi, dan membantu pemerataan kondisi jalan yang mantap.
Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga telah mengalokasikan anggaran untuk penanganan 3.194,22 km jalan dan 2.971,35 meter jembatan daerah di seluruh provinsi di 239 Kabupaten dan 24 kota. Sebesar Rp. 14,6 Triliun tahun anggaran 2023, kemudian dilanjutkan pada tahun anggaran 2024 dengan alokasi dana sebesar Rp. 15 Triliun.

Sulawesi Selatan salah satu propinsi yang menerima kucuran dana IJD sejak tahun 2023
sebesar 669 M untuk 27 paket jalan dan 1 jembatan. Dalam kunjungannya pada bulan Febuari lalu, secara simbolis di ruas jalan Soreang - Senggerang - Kalajong Kabupaten Pangkep, presiden Joko Widodo telah melaksanakan peresmian jalan daerah.

Selanjutnya di tahun 2024, jumlah tersebut di atas meningkat menjadi Rp. 845 M untuk alokasi 13 paket ruas jalan yang menjadi prioritas diusulkan yakni: 
- Rekonstruksi ruas Tallang-Sae kabupaten Luwu Utara 16 km anggaran Rp. 101,4 Miliar. 
- Ruas batas Toraja Utara-Pantilang-Bua kabupaten Luwu 6,1 km Rp. 119 Miliar.
- Ruas Lajoa-Pacongkang-Citta-batas Bone Soppeng 5 km anggaran Rp. 32,5 Miliar. -Ruas Pangkep (Male'leng)-Tondongkura-batas Bone 3 km anggaran Rp26 Miliar.
- Ruas Palarte-Bojo kabupaten Bone 5 km anggaran Rp.36 Miliar 
- Ruas batas Soppeng-Pangkajene kabupaten Sidrap 5 km anggaran Rp36 Miliar. 
- Ruas Solo-Peneki-Kulampu kabupaten Wajo 8 km anggaran Rp52 Miliar. 
- Ruas Takkalala-Cabenge-Salaonro kabupaten Soppeng 3 km anggaran Rp. 21,6 Miliar. 
- Ruas batas Barru-Takkalala 5 km anggaran Rp 36 Miliar. 
- Ruas Burung-burung-Bili-bili kabupaten Gowa 3 km dan anggaran Rp. 26,7 Miliar. 
- Ruas Sungguminasa-Malino (pasca bencana) sebanyak empat titik dengan anggaran Rp.10,8 Miliar. 
- Ruas Botolempangan-Batu Belerang batas Bulukumba di Sinjai dengan panjang 5 km dan anggaran Rp.31 Miliar. 
LDan paket lanjutan tahun 2023 total 21 km, yakni :
- Ruas Seko 13 km
- Bua-Rantepao 3 km
- Ruas Lajoa-Pacongkang 5 km

Dari sekian usulan IJD , masih terdapat empat kabupaten yang masih ditolak dengan alasan Bantaeng, Sidrap, Selayar, dan Pangkep belum memenuhi kriteria lebar jalan. Akan tetapi pada tahap kedua akan diusulkan.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulsel, Asep Syarip Hidayat ST,M.Eng menekankan perlunya keterlibatan dari dinas provinsi dan kabupaten untuk sama-sama memonitor kegiatan IJD sehingga peningkatan konektivitas daerah mencapai target pemantapan jalan kabupaten.


Hal ini ditanggapi serius oleh pejabat gubernur Sulsel Bachtiar, dengan melakukan koordinasi bersama para walikota serta para bupati. Adapun tahapan disampaikan berupa usulan secara langsung oleh masing-masing Pemda melalui aplikasi SiTIA pada periode 22 Desember 2023- 5 Januari 2024. Semua ruas jalan yang diusulkan harus melalui verifikasi dan persetujuan Kementerian PUPR.
Diharapkan kompak dan solid sebagai satu kesatuan kerja dari tingkat provinsi sampai tingkat kabupaten dan kota, dalam menindak lanjuti kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah pusat.
(Eva Jean)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama