Mitigasi Banjir untuk Mengatasi Ancaman Musim Hujan di Daerah Setupatok

     Foto Banjir  di desa Setupatok blok                   situnggak.

CIREBON, LIPUTAN 12 . COM - Indonesia sebagai suatu wilayah yang dilalui garis khatulistiwa sehingga hanya mengalami dua musim, serta memiliki perbedaan relief yang tinggi, sangat memungkinkan seringnya terjadi bencana alam terutama banjir. Sebagaimana dikemukakan Somantri (2013: 191) “ Indonesia merupakan Negara kepulauan yang terletak di Daerah khatulistiwa, di antara Benua Asia dan Australia, di antara Samudera Hindia dan Sanudera Pasifik, di antara pertemuan tiga lempeng bumi yaitu Lempeng  eurasia, Lempeng Pasifik, dan lempeng Indo-Autralia, dan terletak pada jalur gunung api aktif (ring of fire). Kondisi geografis tersebut Menyebabkan Indonesia sangat Rawan terhadap bencana alam,seperti gempa bumi, letusan gunung berapi,Tsunami, banjir, longsor, kekeringan, dan angin putting beliung”. 

Banjir adalah peristiwa atau Keadaan ketika terendamnya suatu Daerah daratan karena volume air yang meningkat. (Somantri, 2013: 191). Mitigasi bencana banjir Merupakan suatu upaya untuk mengurangi resiko akibat bencana Banjir Menurut Yulia S. (2015: 8-10) 

“mitigasi bencana banjir adalah Upaya yang dilakukan untuk mencegah atau mengurangi resiko Dari bencana banjir.”

Di Desa Setupatok jika sedang musim hujan,atau hujan deras akan mengalami kebanjiran di beberapa blok. Menurut warga sekitar hal ini disebabkan dari saluran yang dibuat nya rest area jalan tol palimanan kanci sehingga air hujan tidak dapat meresap kedalam tanah. Akhirnya, Kuwu setupatok abah johar Meluncurkan Program Mitigasi Banjir untuk Mengatasi Ancaman Musim Hujan. 

Kuwu Desa Setupatok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon meminta adanya sodetan saluran yang berada di sekitar Rest Area KM 207 A dan KM 208 B Tol Palimanan-Kanci. Pasalnya, diduga keberadaan rest area tersebut, menjadi salah satu faktor penyebab seringnya tiga blok di Desa Setupatok, dilanda banjir setiap tahunnya. 

Hal itu diutarakan Kuwu Setupatok abah Johar, saat menghadiri rapat koordinasi dengan pihak PT Jasa Marga di kantor PT Jasa Marga, Desa Ciperna, Kabupaten Cirebon, Rabu, 21 Februari 2024.

Abah johar megatakan,  tiga blok di Desa Setupatok yang kerap dilanda bajir tahunan, yakni Blok Situnggak, Sigabus, dan Blok Silampit. Pihaknya menduga banjir bersumber dari saluran yang berada di sekitar rest area tersebut. 

Air dari saluran rest area tersebut, seluruhnya mengalir ke saluran di desa setupatok, sehingga saat hujan dengan intensitas tinggi saluran yang ada tidak mampu menampung debit air dan akhirnya terjadi banjir.

Warga meminta agar permasalah banjir di tiga blok desanya yang terjadi setiap tahun dilakukan penanganan secara menyeluruh semua pihak termasuk oleh pihak Jasa Marga.Selain itu maraknya perumahan di sekitar rest area diduga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya banjir.

Dalam rapat yang dihadiri oleh kuwu jasa marga dan lainnya terungkap, pihak PT Jasa Marga akan memberikan bantuan normalisasi saluran. Kemudian harapan masyarakat ingin adanya sodetan pengalihan aliran air di sekitar rest area. 

Aliran air bisa disodet ke Kali Gubuk Seng atau Kali Lunyu, karena aliran kali tersebut bermuara ke laut. Dalam kesempatan itu,  Manager PT Jasamarga Trans Jawa Tol, Muhammad Farid, menyampaikan, permasalahan banjir di Desa Setupatok pada dasarnya menjadi permasalahan makro yang penanganannya harus dilakukan oleh semua instansi terkait. Artinya, penyelesaiannya bukan hanya diselesaikan oleh PT. Jasa Marga saja, melainkan semua instansi terkait, baik dari pusat hingga ke tingkat kabupaten/kota, khususnya instansi di Kabupaten Cirebon.

Sebenarnya ini masalah utamanya adanya perubahan tata guna lahan di sekitar rest area, maupun di sekitar drainase yang ada di Desa Setupatok. Kemudian juga di hilirnya  aliran ke arah laut itu sebenarnya juga ada penyempitan.

Jasa Marga selaku pengelola jalan tol Palimanan Kanci, berunding bersama Pemdes Setu Patok untuk mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut. Air dari saluran tersebut, seluruhnya mengalir ke saluran di desa, sehingga saat hujan dengan intensitas tinggi saluran yang ada tidak mampu menampung debit air.

Adapun penanganan banjir di desanya itu, perlu penanganan secara menyeluruh dengan semua instansi termasuk PT Jasa Marga selaku pengelola rest area Palimanan Kanci Pihak Jasa Marga akan memberikan bantuan berupa normalisasi saluran. Namun usaha tersebut diragukan akan berhasil. Sebenarnya permasalahan banjir di Desa Setupatok harus diselesaikan secara bersama-sama. 

Masalah banjir ini sebenarnya masalah makro, nggak hanya bisa diselesaikan oleh kami sendiri kata pihak jasa marga. Yang menjadi masalah utama penyebab banjir, adanya perubahan tata guna lahan di kawasan tersebut. Pihak Jasa Marga  telah melakukan berbagai upaya untuk membantu masyarakat menangangni banjir.

Sebagai bentuk kepedulian, dan bentuk tanggung jawab sosial, Jasa Marga juga komitmen untuk selalu membersihkan saluran drainase tol kami, kemudian pihaknya juga sudah menugaskan petugas di rest area untuk selalu menjaga kebersihan.

Dapat disimpulkan secara umum bahwa Mitigasi bencana banjir oleh masyarakat di Desa Setupatok Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon dilakukan pada saat sebelum terjadi banjir, ketika sedang terjadi banjir, dan setelah terjadi banjir. Hal itu terbukti bahwa Mitigasi sebelum terjadi Banjir yang dilakukan hampir seluruh masyarakat menyatakan melaksanakan kegiatan: Menjaga kebersihan saluran air dan kelancaran saluran air limbah; Mitigasi ketika sedang terjadi banjir maka seluruh masyarakat berusaha menggunakan air bersih dengan efisien. 

Menyelamatkan barang-barang berharga dan dokumen penting sehingga tidak rusak atau hilang terbawa banjir dan berusahan untuk Tidak panik, segera mematikan sumber listrik,dan berusaha untuk bisa menyelamatkan diri ke daerah tinggi / mengungsi ke daerah aman. 

Mitigasi setelah banjir yang dilakukan seluruh masyarakat untuk selalu waspada apabila kemungkinan terjadi banjir susulan membersihkan lumpur, jamban dan saluran pembuangan air limbah.(Ag)

Nama : Suci Firda Yanti 
NIM :2381040052
Jurusan : Tadris IPS 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama