Aroma Tak Sedap, Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa Wargabinangun Jadi Sorotan

Kabupaten Cirebon, Liputan12.com - Merebak dugaan adanya indikasi gratifikasi/penerimaan hadiah dan atau suap terkait jual beli jabatan, Perangkat Desa Wargabinangun Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan oleh nara sumber yang namanya di sembunyikan dalam pertemuan tertutup dengan Awak Media, Senen, 04/04/2024).

“Dugaan permainan uang itu terjadi demi mengganti uang yang sudah di keluarkan Kuwu saat melakukan pemilihan cukup besar, Kepala Dusun (Kadus) di bandrol 70jt, Kaur 100jt, aroma jual beli Jabatan terhembus di kalangan pendukung Kuwu terpilih 2023 sendiri. Ucapnya

M. Juanda Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), sangat Geram dan menyayangkan masih saja terjadi jual beli Jabatan perangkat Desa, dengan nominal yang pantasis besar di Desa Wargabinangun Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon. 

M. Juanda, mengingatkan kepada para Kades untuk berhati-hati dan mau menolak sekaligus menghentikan praktik dugaan tersebut, dan PWRI siap mengawal dugaan jual beli Jabatan perangkat Desa dan melaporkan ke pihak yang berwenang, Untuk memastikan laporan tersebut, M. Juanda berharap oknum-oknum yang diduga terlibat dalam jual beli pengisian perangkat desa bisa menghentikan kebiasaan buruk yang justru bisa menjerumuskan mereka ke permasalahan baru.** Ujar ketua PWRI.

Awak media mencoba mendatangi kantor Desa Wargabinangun dengan harapan bisa bertemu kepala Desa (Kuwu), namun Kuwu sedang tidak ada di ruangan Desa, mencoba menghubungi via Tlp wa Kuwu sedang ada di daerah Sumber.

Sampai berita ini di terbitkan pihak media sudah menunggu 1 pekan namun Kuwu tetap tidak menghiraukan.

Bung Arya

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama