"WASPADA"DEMAM BERDARAH, RATU DEWA RESPON CEPAT.

Palembang, liputan 12.com.
Cuaca ekstrim,dan curah hujan dengan intensitas tinggi,yang melanda kota Palembang akhir akhir ini,sukar diprediksi.
Dan banyak faktor yang menyertai hal tersebut, seperti banjir, genangan air, drainase mampet,dan beberapa penyakit mulai menyerang imunitas warga masyarakat.
Untuk hal itulah PJ.Walikota Palembang,Ir.Ratudewa, mengerahkan tim di semua tingkatan, untuk mengantisipasi sekaligus memberikan pelayanan fogging di daerah daerah rawan terjangkit DBD.

Palembang,8/3/24.
DBD merupakan salah satu penyakit yang mudah sekali menyerang imunitas, hingga dapat menyebabkan kematian.
Apalagi didukung cuaca yang seperti yang terjadi akhir akhir ini dikota Palembang.
Hujan dengan intensitas tinggi,yang sulit diprediksi waktu dan tingkat curah hujannya, membuat banyak daerah di Beberapa tempat,tergenang banjir, dan tumpukan sampah dari hasil arus deras air.
Banyak warga masyarakat yang mulai memeriksa kan kesehatan nya ke puskesmas dan klinik, dari gejala demam,batuk pilek,dan demam berdarah.(DBD).
Menyikapi hal tersebut pemerintah kota Palembang,melalui instansi terkait,berjibaku memberikan Pelayanan dan informasi kepada publik melalui media sosial dan secara langsung.
Termasuk lah dengan membentuk tim fogging atas banyaknya permintaan warga yang khawatir daerah nya terjangkit DBD, seperti yang sudah dialami beberapa daerah yang warganya terjangkit DBD.

Mulai sampai tingkatan kelurahan,di pastikan merespon hal tersebut dan melaksanakan instruksi tersebut untuk memberikan pelayanan maksimal atas pengaduan masyarakat.

Dengan menyediakan layanan callcenter WhatsApp.
Yang memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan fogging gratis, Tanpa produser yang sulit
Pemerintah kota Palembang, melalui kecamatan dan kelurahan bergerak cepat merespon permintaan fogging dan informasi kesehatan dengan cepat dan mudah.
 Hal ini terlihat pada kegiatan fogging yang dilakukan di beberapa wilayah dikelurahan sukabangun, kecamatan Sukarami kota Palembang.
Hal tersebut disambut gembira warga masyarakat,yang selama ini sulit mengajukan permohonan fogging , dengan prosudur yang sulit.

Namun demikian, pemerintah berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan,dan mewaspadai berjangkitnya DBD diwilayahnya dengan melakukan kegiatan 3M.(Menutup,menguras,dan mengubur) tempat tempat untuk bersarangnya nyamuk.
Karena faktor kesehatan juga sangat tergantung dengan pola hidup sehat,dan lingkungan dimana tempat Kita tinggal.
Dan masyarakat juga dihimbau untuk banyak mengkonsumsi air putih,dan makan makanan yang bergizi serta tetap menjaga kebersihan lingkungan.

Dan cepat periksakan kesehatan tubuh,bila terdapat gejala gejala,demam tinggi,mimisan atau tubuh menjadi lemas yang menjadi ciri ciri terjangkit DBD.
(Purwondo Palembang)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama