Pemerintah Desa Sukamaju Salurkan Bantuan Beras Dari Kemensos di Bulan Ramadhan

Sukabumi.liputan 12.com
20/03/24
Menghadapi kenaikan harga beras di pasaran di bulan suci Ramadhan, Pemerintah Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, kembali menunjukkan kepedulian dengan menyalurkan bantuan beras bagi masyarakatnya. 

Penyaluran pangan berupa beras 10 kg ini di adakan di Aula Desa Sukamaju. yang di hadiri oleh kepala Desa sukamaju, Babinsa, babinkamtibmas, para keluarga penerima manfaat (KPM) dan pejabat terkait lain nya,pada Rabu (20/03/2024)

Bantuan beras ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Desa Sukamaju dengan Kementerian Sosial (Kemensos), yang bersumber dari program bantuan sosial pemerintah. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah kondisi harga beras yang mahal.
Kepala Desa Sukamaju Jenal Abidin menyatakan, "Kami senantiasa berupaya untuk memberikan dukungan kepada masyarakat kami, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi seperti kenaikan harga beras. Dengan bantuan beras ini, kami berharap dapat meringankan beban hidup keluarga penerima manfaat (KPM) di desa sukamaju ini."

"Dan untuk penyaluran kali ini kita salurkan sebanyak 754 untuk keluarga penerima manfaat, saya juga berterimakasih kepada pemerintah pusat semoga bantuan beras ini bisa bermanfaat bagi masyarakat desa sukamaju khusus nya, pungkas jenal

Jenal juga berharap mudah mudahan kedepan nya bantuan semakin bertambah sehingga yang sekarang belum mendapatkan bantuan nanti bisa mendapatkan bantuan.
Masyarakat Desa Sukamaju mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan perhatian yang diberikan oleh pemerintah desa dan Kemensos. Mereka berharap bantuan semacam ini dapat terus diberikan secara berkelanjutan untuk membantu meringankan beban ekonomi di tengah situasi sulit saat ini.

Dengan adanya dukungan ini, diharapkan masyarakat Desa Sukamaju dapat menjalani bulan Ramadan dengan lebih tenteram dan khidmat, serta merasakan berkah dari bantuan yang diberikan pemerintah.


Jurnalis: Sopiyan/Ismet

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama