Atasi Persoalan di OW Kokoba, Walkot Minta Adakan Rembuk Wisata


TEGAL, LIPUTAN 12 . COM - Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono meminta instansi terkait dan pemilik warung serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk melakukan Rembug Wisata agar penyelesaian masalah bisa segera dan tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono pada giat Bersih-bersih Pantai dan Curhat Bareng Wali Kota di OW Pantai Kodok, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Rabu (21/2/2024). 

Giat dalam rangka dialog antara pemilik warung dan pengelola Obyek Wisata (OW) Pantai Komodo, Pantai Kodok dan Pantai Batam Sari tersebut juga dihadiri Komandan Lanal Kota Tegal, Letkol Laut (P) Adi Surono serta Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono serta tamu undangan OPD terkait.


Pemilik warung di OW Pantai Batam Sari, Sunimah dan Agung menyampaikan bahwa untuk mengundurkan warung miliknya, dirinya minta untuk ditangguhkan sampai akhir tahun. Hal tersebut terkait tanah belakang warung miliknya yang masih berupa tambak dan notabene tanah milik Pemkot. Sehingga Sunimah minta bantuan untuk diurug.  Tak hanya itu dalam dialog tersebut mereka juga meminta Pemkot untuk memperbaiki akses jalan masuk  OW Batam Sari.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota meminta kepada OPD terkait dan dipimpin Sekretaris Daerah Kota Tegal untuk melakukan peninjauan langsung.  Setelah itu Wali Kota minta segera dilakukan rembug wisata untuk menyelesaikan persoalan tersebut.


Sementara terkait permintaan pengurugan tambak yang diperlukan, agar warung-warung bisa mundur dari bibir pantai, Wali Kota menyarankan agar dilakukan pengurugan sebagian saja sesuai dengan kebutuhan dan tidak perlu dilakukan pengurugan ke seluruh tambak.

“Obyek Wisata merupakan aset yang harus dijaga dan diperbaiki bersama-sama,” ujar Wali Kota Tegal.


Ia berpesan sebelum masa jabatannya berakhir agar segera dilakukan penjadwalan tinjauan langsung yang dilanjutkan dengan dengan rembug wisata bersama pihak-pihak terkait, termasuk pemilik warung dan Pokdarwis.(Ag)


Tags : Pemerintah 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama