MUSRENBANG KELURAHAN SUKABANGUN TAHUN ANGGARAN 2025.

Liputan 12.com
Memasuki tahun anggaran baru,diawal tahun 2024, MUSYAWARAH rencana pembangunan,atau biasa disebut dengan MUSRENBANG,mulai di susun untuk tahun anggaran 2025.
Hal tersebut tentunya diperlukan untuk menampung aspirasi dan usulan tentang pembangunan dan pelaksanaan kegiatan lingkungan,yang dirasa perlu menjadi prioritas.
Seperti usulan pembangunan infrastruktur,jalan, lorong, drainase,dan lain lain.

Palembang,11/1/23
Kelurahan Sukabangun laksanakan MUSRENBANG tahun anggaran 2025,pada hari Kamis,11 Januari 2024.

Hadir dalam acara tersebut Camat Sukarami,M.Fadly STP,MAp, Lurah Sukabangun,Ketua LPMK, kepala Puskesmas sosial, Babinkamtibmas,Babinsa,babinpotdirga, ketua forum RT/RW, seluruh RT/RW, Pengurus PKK,kader Posyandu dan para tokoh masyarakat kelurahan sukabangun, kecamatan Sukarami.

Acara dilaksanakan di halaman kantor kelurahan sukabangun.
Dimulai dari pukul 10.00, hingga berakhir pukul 12.00.wib.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian camat Sukarami, memberikan arahan dalam kegiatan Musrenbang agar tidak bosan bosan, Warga melalui ketua RT, RW membuat usulan tentang pembangunan, infrastruktur yang diperlukan,meskipun belum sempat terealisasikan, Karena skala prioritas dan keterbatasan pendanaan,namun Warga diharap bersabar dan tidak putus asa,terus menyampaikan usulan usulan dalam kegiatan Musrenbang tersebut.".

dalam acara tersebut juga, Warga berkesempatan berdialog dan menyampaikan langsung kepada Camat Sukarami hal hal yang memang menjadi permasalahan di tengah warga masyarakat.
Seperti permasalahan Lampu jalan yang disampaikan ketua RT 18,Abdul Hamid,yang sudah sekian lama padam dan sudah di laporkan berulang kali,tapi sulit sekali mendapatkan respon dari dinas terkait.

Begitupun tentang pelaksanaan pembangunan yang di sampaikan RT 06,R.Amak,yang seringkali dilakukan asal asalan,tidak sesuai,tidak disertai papan informasi proyek, sehingga menimbulkan pertanyaan ditengah masyarakat,berapa anggaran,dan volume kerja yang akan dilaksanakan, masyarakat tidak mengetahui nya, begitupun Pihak yang bertanggung jawab masalah pekerjaan, masyarakat harusnya wajib tau.
Sehingga ketua RT atau masyarakat sekitar tempat pembangunan infrastruktur tersebut dapat berperan serta menjadi sosial kontrol.
hal, serupa juga disampaikan Ketua forum RT dan RW, Rusli.Rb,dimana pekerjaan pembangunan yang di laksanakan terlihat dan terkesan tidak diselesaikan.
Untuk itu Ketua RW berharap sebelum dilakukan pembangunan di suatu wilayah, lingkungan warga, hendaknya melibatkan RT dan RW,dengan melaksanakan musyawarah kelurahan terlebih dahulu.
Kemudian masalah lingkungan, terkait sampah,warga kebingungan membuang sampah, karena beberapa TPS (tempat pembuangan sementara), tidak ada, sehingga warga bingung kemana harus membuang sampah, seperti yang di keluhkan warga jalan sosial.
Menanggapi semua hal tersebut,baik masalah pembangunan maupun masalah sampah,lurah Sukabangun dan Camat sukarami berjanji akan menindak lanjuti dengan berkoordinasi dengan pihak,dan Dinas terkait.
Agar nantinya usulan dan keluhan serta permasalahan yang di bahas di Musrenbang kelurahan,akan di bawa ke Musrenbang kecamatan.

Di akhir acara peserta Musrenbang, berkesempatan berfoto dan makan siang bersama dengan Camat sukarami, sebagai bentuk silaturahmi diawal tahun 2024.
Selain wujud silatuhmi,acara tersebut juga mempererat sinergitas kecamatan, Kelurahan, RW, RT,dan unsur BABINSA dan Babinkamtibmas,dalam pembangunan dan Kamtibmas di kelurahan Sukabangun kedepannya.
(Purwondo Palembang)




Post a Comment

Lebih baru Lebih lama