Mediasi Gagal, Sidang Gugatan Pilwu Desa Wotgali Bergulir

Kabupaten Cirebon, Liputan12.com - Polemik Pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak 2023 Desa Wotgali, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon berlanjut ke persidangan Pengadilan Negeri (PN) Sumber, usai dua pekan melakukan mediasi antara penggugat Anton yang di dampingi Kuasa Hukumnya, tergugat I Panitia Pilwu Desa Wotgali, tergugat II DPMD di ruang sidang mediasi gagal. Rabu, 25/01/2024 

Kuasa Hukum penggugat, Medi Ahmad Baedowi, SH saat di temui awak media usai sidang mediasi menjelaskan, langkah Mediasi proses penyelesaian sengketa melalui proses perundingan atau mufakat para pihak dengan dibantu oleh mediator yang tidak memiliki kewenangan memutus atau memaksakan sebuah penyelesaian, namun langkah mediasi tidak menemukan kata sepakat alias gagal, 

Jika mediasi gagal mencapai kesepakatan, hakim mediator menyampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada hakim majelis yang memeriksa perkara dan para pihak menghadap hakim pada hari sidang yang ditentukan, dan proses persidangan dilanjutkan sebagaimana biasa, akan di jadwalkan pada tanggal 7/02, ucap Kuasa Hukum penggugat

Dalam mediasi pihak panitia menjawab pertanyaan kuasa hukum penggugat plin plan bahkan mengucapkan bahwa Paslon terpilih mempunyai ijazah asli dari SLTP dan berubah menjadi surat keterangan kehilangan ijazah dan semua berkas Pilwu sudah di serahkan ke DPMD seakan cuci tangan, namun pihak DPMD sebagai penyelenggara Pilwu serentak kabupaten Cirebon hanya menerima semua berkas yang di kirim dari pihak panitia Desa, DPMD masih memilik salinan berkas pengganti ijazah hilang pada tahun 2010 namun kenapa harus di buat kembali pada tahun 2023 jelang Pilwu serentak.

Kuasa Hukum penggugat gagalnya mediasi masing masing pihak mempunyai alasan tersendiri hingga bergulir ke persidangan demi mendapat ke adil yang seadil adilnya bagi penggugat sebagai klayennya.

Hal ini agar semua masyarakat tau pemimpin Desa Wotgali punya ijazah atau tidak yang selama ini menjadi teka teki masyarakat Desa Wotgali kecamatan Plered, kita sebagai masyarakat yang patuh hukum semuanya di serahkan keputusan pengadilan Negri Sumber. Pungkas kuasa hukum penggugat

Bung Arya

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama