Masyarakat Adat Buay Mencurung Datangi Panggilan Polres Mesuji




Mesuji,- Liputan12.com
Hari ini Jumat 12 Januari 2024 atas nama tokoh masyarakat adat keturunan Buay Mencurung datangi panggilan Kasad Reskrim polres Mesuji
Terkait permasalahan lahan tanah yang
selama ini di kuasai oleh PT SiP  Selama 32 th ( Sumber indah perkasa. ) diruang kasat Reskrim polres Mesuji 
Selanjutnya dari pihak keturunan buai mencurung diminta oleh Kasat Reskrim agar dapat memberikan dekumen yang dimiliki oleh keturunan buay mencurung 
Selanjutnya dari pihak tokoh adat ketururan Suai Umpu buay Mencurung
Memberikan poto copi Dekomentasi yang di miliki oleh keturunan buay mencurung yang di berikan langsung oleh kuasa adat H. Johannis Damiri, S.E, M.sc., Ph.D
Beserta tokoh masyarakat pendamping dan pemilik umbul.
kasat Reskrim polres Mesuji terima langsung berkas2 tersebut. menurut kasat AKP Sigit Barazili S.T.,M.H. dia akan mempelajari berkas2 ini terlebih dahulu dan segera akan menindak lanjuti. 


Usai jedah dan melaksanakan ibadah Jumat pertemuan tersebut di lanjut di ruang pertemuan Kapolres.. AKBP. Ade Hermanto, SH., S.I.K., CPHR   
Iwan darmawan kasad op dan kasat intel 
dalam kesempatan itu dari pihak perusahaan Pt SIP hadir kuasa Hukum. M. Andriansyah,   
Me nurut Kapolres Mesuji AKBP Ade Hermanto kepada masyarakat keturunan buai mencurung pintanya untuk segera mengambil langkah laporan secara Perdata dan masyarakat yang saat ini sedang menduduki lahan tanah pinta Kapolres agar segera keluar dari lokasi demi tertipnya Susana saat ini sebab kita akan menjelang pesta demokrasi harap nya.

Ditempat terpisah atas nama  masyarakat dari Perwakilan 6 tokoh umbul sai,in di dampingi oleh saidi sebagai pemilik lahan tanah dan kawan2 juga ketua umbul keturunan buai mencurung.
Kami keluarga besar tidak akan meninggalkan lokasi yang sudah kami duduki dan kami kuasai sampai dengan ada penyelesaian secara menyeluruh baik dengan perusahaan ataupun di mediasi oleh pemerintah. 

Tambah nya kami sudah lelah kami tidak ada tempat atau lahan tanah, kami akan mengambil lahan tanah yang selama ini sudah di ambil oleh pihak perusahaan Pt SIP selama 32 th . Di Desa Talang Batu kecamatan Mesuji Timur, 
Dugaan oleh tokoh masyarakat buai mencurung HGU dari PT SiP tersebut cacat Hukum dan tidak ada warkah ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan kami dari  keturunan buai mencurung tersebut kepada pihak perusahaan Pt SIP  agar dapat duduk bersama menyelesaikan secara menyeluruh kepada pihak keluarga keturunan buai mencurung perusahaan agar dapat memberikan lahan tanah yang seluas 3500 Ha atau mengganti dan dibayar kepada kami selaku pemilik lahan tanah sesuai dengan harga saat ini tutup Nya.

(Ujang mirnas)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama