"Bawaslu Aceh Barat Di Duga Main Mata Terkait Perekrutan Pengawas TPS"




Liputan12.com :Aceh Barat - Bawaslu Aceh Barat diduga tidak selektif dalam melakukan pengrekrutan Panitia Pengawas TPS ( Tempat Pemilihan Suara). 

Dimana ada dugaan dari hasil pengumuman yang diterbitkan oleh panitia penyelenggara dinilai kurang selektif dan main mata dalam penentuan peraturan yang dijalankan. Dimana masih ada salah satu peserta yang lulus belum cukup umur ketika hasil pengumuman itu dikeluarkan oleh panitia penyelenggara. 

"Bagaimana kita tidak heran, ada salah satu peserta kecamatan yang bisa lolos ketika mendaftar masih dibawah umur, dia masih berusia 20 tahun ketika daftar, sedangkan dalam persyaratan ketika mendaftar dia harus minimal 21 tahun" Ungkap salah satu narasumber yang tidak mau disebutkan namanya, Sabtu (20/1/2024). 

Dirinya menilai, Bawaslu Aceh Barat tidak profesional dalam melakukan perekrutan Panitia Pengawas TPS ( Tempat Pemilihan Suara), karena masih ada salah satu peserta yang belum cukup umur diloloskan. 

"Bagaimana mau mengawasi pemilu serentak 2024, rekrutmen Panitia Pengawas TPS ( Tempat Pemilihan Suara) tidak sesuai aturan yang berlaku." Tegasnya. 

Dirinya mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan juga, diwilayah Kecamatan di Kabupaten Aceh Barat juga tidak menutup kemungkinan terjadi hal hal seperti ini. 

"Kita menduga tidak menutup kemungkinan di Kecamatan lain di Kabupaten Aceh Barat pasti terjadi hal seperti ini. " Jelasnya. 

Dengan harapan, semoga pihak Bawaslu lebih selektif dalam penjaringan Panitia Pengawas TPS ( Tempat Pemilihan Suara) untuk Aceh Barat. 

" Kita berharap agar Bawaslu bisa selektif dalam perekrutan Panitia Pengawas TPS ( Tempat Pemilihan Suara) untuk kedepannya. " Harapnya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama