Waktu jam Kerja Core Drill Bebas Aturan, Diduga Oknum PPK Berpihak Kepada Pemborong

Kabupaten Bekasi, Liputan12.com - Berawal saat LSM Prabhu Indonesia Jaya N. Rudiansyah bersama Ketua Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB Korwil II) Affandi, melakukan monitoring, sosial control kegiatan Core Drill dijalan Pilar - Sukatani, dilakukan bukan pada saat jam kerja, diduga Oknum Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Berpihak Kepada pihak Kontraktor/Pemborong, Rabu (13/12/23).

Dilokasi tersebut, Ketua (AWIBB) Bekasi Raya, peria yang akrab disapa Kudis langsung merekam Video Percakapan kedua belah pihak antara Ketua LSM Prabhu, N.Rudiansyah dengan Petugas Core drill, diduga Pak Prima (Kasi Wasdal) dan Hasri Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Rabu Pukul 02:24 Wib, (13/12/2023).

N. Rudiansyah Warga Kabupeten Bekasi sekaligus Ketua LSM Prabhu Indonesia Jaya Kabupaten Bekasi.
Pihaknya menduga ada Keberpihakan Hasri kepada pihak pemborong

Pasalnya, Ketika N.Rudiansah melihat titik yang akan di Core Drill sudah ditandai menggunakan Pilok berwarna putih, setelah dikonfirmasi ternyata yang memberikan tanda adalah pekerja aspal jalan Pilar - Sukatani tersebut (tukang), yang sudah tentu ia tau titik yang harus di Core Drill agar dapat ukuran yang sesuai untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

LSM Prabhu, menurutnya Keingin tahuannya sudah sesuai dengan Undang-undang No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik dirancang sebagai alat kontrol penyelenggaraan Negara, Badan Publik, Lembaga Negara, Organisasi agar penyelenggaraan dan penggunaan anggaran yang bersumber dari APBN dan APBD menuju pengelolaan yang bersih, transparan dan akuntabel.

"Pak itu kok titik Core Drillnya ditentukan oleh pemborong semua tiga titik, bahkan itu sudah ditandai menggunakan Pilok berwarna putih pak, Kami menduga titik yang sudah ditentukan adalah titik yang sudah disediakan untuk sampel agar dapat hasil maksimal, coba tlng diukur ulang pak,"kata Rudiansyah. 

Prima selaku Kasi Wasdal dalam Kegiatan tersebut langsung menjawab pertanyaan LSM Prabhu Indonesia Jaya.

"Baik nanti kita ukur ulang bang," Singkat Prima

Masih ditempat yang sama, Rudiansyah dan Ketua ALiansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB) Bekasi Raya Affandi, yang ada dilokasi kegiatan terkejut dengan yang mengatasnamakan dirinya Hasri.

LSM Prabhu Indonesia Jaya, dirinya menduga kuat ada keberpihakan antara Hasri dengan pihak Pemborong aspal dijalan Pilar - Sukatani tepatnya di Warung Pojok Kecamatan Sukaraya.

Dugaan tersebut bukan tanpa alasan, berbeda dengan pernyataan Pak Prima selaku Kasi Wasdal, yang awalnya ia siap untuk ukur ulang kegiatan Core Drillnya.

Hasri diduga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) justru melarang di Corre Drill ulang 1 STA yang diminta oleh warga kabupaten Bekasi yang juga ia sebagai Ketua LSM Prabhu Indonesia Jaya N. Rudiansyah

Hasri mengatakan," apa alasannya abang kepengen tau, ada aturannya kasihtau saya, tidak saya izinkan untuk Core Drill ulang, sudah yah ini sudah berganti hari saya mau pulang,"Ucap Hasri

Ketua Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB) Bekasi Raya, peria yang akrab disapa Kudis, pihaknya akan melaporkan kejadian tersebut ke Badan Pemeriksa Keuangan.

"Saya Ketua ALiansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB) Korwil II. Atas kejadian tersebut saya sudah Konfirmasi dengan Ketua DPC AWIBB Bekasi Raya, Raja Simatupang untuk segera membuat surat Pelaporan atas kejadian tersebut ke BPK," Ucap Kudis.


Penulis : Roan (Kabiro liputan12.com)

Sumber : AWIBB Bekasi Raya Korwil II

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama