Oknum Kades Menanti Selatan Diduga “Menyunat” BLT Dana Desa

Muara Enim, Liputan12.com - Diduga...!! Potongan BLT Masih Terjadi Di Desa, kali ini terjadi di Desa Menanti Selatan (mensel) Kecamatan Talang Kelekar Kabupaten Muara Enim 

Tidak tanggung tanggung, Oknum Kades tersebut melakukan pemotongan sebesar Rp.400 ribu per KPM, Dugaan pemotongan dana BLT oleh oknum Kades 

Sunggu miris masyarakat Desa Menanti Selatan menerima BLT, di Duga pemotongan Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) rupanya terus menjadi persoalan yang serius di tingkat bawah. Jumlah KPM yang menerima sebanyak 49 KPM, didesa Meranti selatan ternyata diindikasikan pemotongan dana bantuan BLT yang langsung dilakukan oleh oknum kepala Desa setempat dengan berbagai alasan

Ketika di hubungi oleh awak media Kepala Desa Mitra gunawan juga mengatakan di tempat Desa lain juga ada pemotongan Seperti halnya yang dilakukanya semua sama ada pemotongan.

Salah seorang warga Desa mensel yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa kepala desa melakukan pemotongan dana BLT sebanyak 400 empat ratus ribu rupiah per KPM dengan alasan untuk dibagi bagi kan kepada warga Meranti selatan yang tidak dapat dana BLT kata pak kades dengan santai nya kades berkata ini sudah dirapatkan dengan aparat desa ungkap sang kepala desa Meranti selatan, (Mitra Gunawan)

Apapun alasannya dari kepala desa mensel
Jelas jelas ini sudah melanggar
Undang undang pasal 3 UU No. 31 tahun 1999 jo UU No. 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi. “Ancaman hukuman 4 tahun penjara,

Masyarakat Desa Menanti Selatan kecewa, dengan alasan kepala Desa yang melakukan pemotongan dana BLT ber alasan untuk dibagi bagi pada warga yang tidak dapat dana BLT katanya pun sudah dirapatkan dimesjid di desa dengan KPM penerima bantuan BLT tersebut ungkap pak kades,

Ini jelas jelas sudah melanggar aturan hukum yang berlaku seharusnya pihak aph setempat, atau pihak terkait dapat memproses atau pihak pemerintahan kenapa dibiarkan begitu saja, ungkap narasumber pungkasnya

Red.Bang one/Gwn

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama