Diduga Gudang Minyak Ilegal Terbesar Di Ogan Ilir Di bongkar Paksa Tim Gabungan Polda Sumsel .


OganILIR, Liputan12.com - Di duga gudang BBM Ilegal terbesar di Ogan Ilir, dibongkar paksa Aparat gabungan dari Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel). Gudang tersebut berlokasi di Dusun IV Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumsel. Sabtu (18/11/2023).

Keberadaan lokasi gudang BBM ilegal yang telah beroperasi belasan tahun ini dan beromset miliaran rupiah setiap bulannya berada tidak jauh dari Mapolres Ogan Ilir, hanya berjarak kurang lebih sekitar 700 Meter 

Tim gabungan Polda Sumsel yang terdiri dari Dirkrimsus, Brimob, Pol PP, pihak Pol PP Ogan Ilir, anggota Polres Ogan Ilir, pemerintah Desa setempat dan lain sebagainya.

Dikarnakan tim gabungan ini kesulitan untuk masuk ke dalam gudang tersebut karna digembok, maka tim gabungan ini melakukan pembongkaran secara paksa yang disaksikan oleh pemerintah setempat. Pintu gudang yang posisi digembok dibuka paksa dengan godam besi.

Setelah pintu gudang berhasil dibongkar, para anggota pun dibuat terperangah dengan isi gudang yang penuh dengan tedmond segi empat warna putih yang jumlahnya ratusan dan rata-rata berisi minyak.

Selain itu banyak juga ditemukan didalam gudang tangki berukuran besar dengan kapasitas bervariasi mulai dari 5 ton, 9 ton, 10 ton, 16 ton dan 48 ton. Tim gabungan tersebut juga mengamankan barang bukti yang lain seperti mesin pompa jet pump, alat pengukur dan lain bukti lainnya.

Berdasarkan keterangan JK (58) salah satu tokoh masyarakat setempat mengatakan, bahwa gudang tersebut sudah sekitar 6 tahun beroperasi diwilayahnya.

"Pemilik gudang selama beroperasi tidak pernah ada koordinasi terkait aktivitas di gudang tersebut, apalagi izin," katanya saat ditemui wartawan.

Dia mengaku tidak kenal dengan pemilik gudang tersebut, dirinya hanya kenal dengan pengawas gudangnya saja yang bernama US.

"Cucian mobil yang berada diseberang jalan gudang minyak ilegal terdapat truk tangki putih hijau parkir berjejer rapi diduga ada kaitan dengan gudang ilegal tersebut. Karena sejak ada gudang, mobil hijau putih itu selalu ada di cucian mobil tersebut" tuturnya.

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Tito Dani SH MH yang berada dilokasi belum bisa memberikan keterangan terkait keberadaan gudang tersebut, karna masih sibuk mengumpulkan alat-alat bukti yang ada.

"Tunggu dulu ya pak, kita lagi mengumpulkan data di lapangan," ujarnya singkat

( Mrs /Red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama