Kepsek SDN 5 Rawa Jitu Utara Diduga Selewengkan Dana Bos





        
,Mesuji lampung. Liputan12.com jumat  13 oktober 2023
Dunia pendidikan Kabupaten Mesuji kembali tercoreng. Oknum kepala sekolah (Kasek) SD Negeri 5 Rawa jitu Utara diduga menyalahgunakan wewenang dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak sesuai peruntukannya.

Indikasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sekolah SD Negri 5 Rawa Jitu Utara Kecamatan Rawa Jitu utara Kabupaten Mesuji terindikasi di kelola, dikuasai dan dimonopoli oleh Kepala Sekolah Langsung. Sementara Bantuan Operasional Sekolah (BOS) hanya Laporan Pertanggung Jawaban.itu pun tidak di realisasikan

Dari data yang diperoleh media publikasipendidikan,com. terdapat beberapa item penggunaan dana BOS yang di anggarkan tidak sesuai dengan penerapan yang ada di lapangan, bahkan lebih parahnya lagi dana yang diduga raib di gondol oknum kepala sekolah guna kepentingan pribadi semata.

salah satu tokoh masyarakat setempat yang tidak ingin disebut namanya mengeluhkan, akibat kondisi sekolah yang sangat memprihatinkan, dia menilai, penggunaan dana BOS di SD Negeri 5 pada tahun 2021-2023 banyak penyimpangan dan patut di telusuri lebih dalam lantaran selain dinilai kurang transparan, penggunaan dana tersebut juga diduga tidak sesuai dengan penerapan yang ada bahkan terdapat unsur manipulasi data dalam pengelolaan anggaran tersebut ujar nya.

Nada yang sama. Di ungkap kan salah satu wali murid, dan ia mengatakan” Bangunan gedung  itu yang ada selama ini hanya mengecat aja dari dulu, kepala sekolah hanya itu pun baru baru tahun 2022 ini” Dan kami kami pun dipungut 150 ribu untuk pembuatan pagar sekolah.

Media publikasipendidikan pun sambangi SDN 5 Rawa jitu utara akan mengkonfirmasi kepala sekolah, pak SARLAN
(Kepala sekolah) sayang nya tidak perna ada disekolah dan didatangi dirumah nya pun di juga ketemu guna akan mengkomfermasi masalah direalisasi, pemagaran halaman sekolah.

Salah satu komite SDN 5  untuk pemagaran halaman sekolah itu yang nagani komite nya yaitu pak MISNI saat di komfermasi media ini tentang ada nya pungutan 150 ribu per siswa/per wali
mengatakan tentang pungutan tersebut itu dari pihak dinas sudah tau kalo kami melakukan pembangunan tersebut dan program tersebut itu diluar sekolah dan kepala sekolah pun juga mengetahui atas kegiatan yang kami lakukan ini Adah atas perihatin kami karna untuk membantu supaya lingkungan di sekolah tidak acak acakan kata nya,""

Ditambakan nya lagi oleh komite pak MISNI selain untuk memagar sekolah ada juga pembuatan halte  tempat menyemput anak anak sekolah dan sehingga dana yang terkumpul dari wali/siswa SDN 5 tersebut lebih kurang kesaran Rp45 juta dan itu kata nya asil musyawarah antara wali murid dan pengurus komite tegas nya saat dijumpai jurnalis media ini


Dilanjutkan nya lg tentang pengunaan dana Bos dan pembelanjaan nya saya tidak tau menahu dan tidak dilibat kan oleh kepala sekolah selama saya jadi pengurus komite selaku ketua tidak pernah yang nama nya rapat membahas tentang pengunaan Bos Tersebut.

Dalam hal ini kepala dinas pendidikan dan kebudayaan serta aparat penegak hukum yang ada di Kabupaten mesuji melalui laporan informasi ini tentu dapat menindak lanjuti dan di proses sesuai dengan undang-undang negara Republik Indonesia,

Bahkan ketua harian DPP LSM LIPAN JONI ZANTONI mengatakan " sungguh sangat miris dunia pendidikan saat ini" , sungguh kepala sekolah tsb lalai akan UU no 30 pasal 17 tentang penyalahgunaan jabatan dan wewenang seolah diabaikan" tambah JONI ZANTONI⁰

Sumber: Publikasipendidikan.com

Ujang mirnas/ tim

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama