Sosialisasi Program Strategis Kementerian Koperasi dan UKM RI


TEGAL  , LIPUTAN 12 . COM - Komisi VI DPR RI Dr. Harris Turino , Kusnendro, ST ketua DPRD Kota Tegal bersama KemeKop RI melaksanakan kegiatan sosialisasi program strategis Kementerian Koperasi dan UKM RI yang dilaksanakan di gedung sanggar pramuka Kota Tegal, Minggu (8/7/2023).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara anggota DPR RI dapil 9 Jateng, dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Supriyanto, A.Md Fungsional Pengembang Kewirausahaan Dinas Koperasi, UKM & Perdagangan Kota Tegal menyampaikan, pihaknya siap melaksanakan pendampingan dengan para UKM dalam hal E-katalog.

Dalam sambutannya, menyatakan bahwa terus berkomitmen untuk memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kota ini. Banyak upaya yang bisa dilakukan dalam hal pendanaan usaha. Ada beberapa upaya diantaranya bisa bekerjasama dengan anak perusahaan dari BRI, PT. PNM dan Pegadaian.  Pelaku usaha bisa mendapat bantuan dengan bunga ringan dengan pinjaman sampai Rp 10 juta. 


Kusnendro, ST Ketua DPRD Kota Tegal mengatakan kegiatan sosialisasi ini diikuti sekitar 300 warga dari Rw 9, RW 10, RW 12 dari kelurahan Tegalsari, RW 4 dan RW 6 dari kelurahan kraton.

"Saya sedang merancang untuk pusat usaha kuliner di lokasi bekas pelabuhan (bekas bank mandiri) Tegalsari Kota Tegal,hal ini sudah dibicarakan dengan direktur bank Mandiri ,khusus untuk UKM kuliner  dikelola kita belum tahu nanti yang ngelola siapa tapi akan menjadi pusat kuliner, nanti di situ di pasar beras kan dulu konsep pemerintah kota Tegal itu kan untuk rest area, "Ujar Kusnendro 

Sementara itu, Anggota DPRRI PDI Perjuangan Dapil 9 Jateng (Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes) menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi ini.


Dikatakan, UMKM jadi pilar perekonomian di Indonesia. Selama ini belum tumbuh secara bagus, sehingga ada program dari pemerintah namanya rumah kemasan. Dimana program rumah kemasan ini nilainya hampir Rp 2 miliar. Program rumah kemasan ini menyasar di kabupaten Tegal dikarenakan Kabupaten Tegal ini merupakan  rumah produksi namun untuk Kota Tegal belum karena merupakan pusat perdagangan.

"Harapannya UKM akan lebih maju dan produksinya akan lebih bagus dan berkembang. Pelatihan pelatihan juga akan diberikan kepada pelaku UKM," ujar Haris.(Ag)





Tags : Politik 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama