Selalu Menjadi Ladang Banjir, KNPI Siap Mengantarkan Gagasan Pemuda Ke Meja BPBD Sula

Kabupaten Kepulauan Sula, Liputan12.com - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menyeroti langkah BPBD Sula dalam mengantisipasi bencana banjir.

Fenomena banjir di beberapa titik yang kemudian saat ini terjadi di Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur, menunjukan kurang gregetnya BPBD Sula dalam mengantisipasi bencana beserta lemahnya mitigasi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPD KNPI Kepulauan Sula, Ikram Drakel, saat dikonfirmasi media ini, Jumat (14/7/2023).

Menurut Ikram, instansi terkait harusnya memiliki data tentang Desa yang rawan banjir serta strategi penanggulangan bencana yang lebih cepat dalam mendeteksi terjadinya banjir. 

Ikram, yang juga KA. Maluku Utara media online Liputan12.com, ini menyayangkan kondisi banjir yang berulang kali terjadi di Kepulauan Sula. 

Dikatakan, potensi SDM, anggaran, regulasi dan fasilitas yang dimiliki BPBD seharusnya dapat meningkatkan sosialisasi mitigasi maupun langkah antisipasi dalam mengurangi krisis lingkungan dan dampak bencana yang selalu mengorbankan masyarakat klas bawah.

"Kami ingin sampaikan kepada Kepala BPBD agar memperhatikan tata ruang dan lingkungan yang ada di Kabupaten Kepulauan Sula yang wilayahnya selalu rentan banjir, sebagaimana yang suda dirilis dalam program KNPI saat melakukan Rakerda pekan lalu," pungkas Ikram menitipkan harapan sebagai Pemuda. 

Dari kejadian ini kami berharap adanya komunikasi bersama antar BPBD dengan Pemuda KNPI sebab kami juga sangat prihatin dengan bencana banjir yang menimpa keluarga kita yang ada di waitina maupun Desa yang rawan banjir.

Dengan begitu, kata Ikram, jika Instansi terkait berkenang KNPI siap membangun komunikasi dan mengantarkan gagasan Pemuda demi tangkap cepat antisipasi banjir ke meja BPBD Sula.Tutupnya

Red

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama