PELETAKAN BATU PERTAMA, PEMBANGUNAN RUMAH IBU SITI HAWA

Masih ingat kisah Siti hawa,di kawasan jalan peternakan, kelurahan sukabangun kecamatan Sukarami kota Palembang.yang sempat di publish Media online Liputan 12, beberapa waktu yang lalu, nampak nya,semua tidak sia sia,dan menggugah semua pihak untuk membantu.....

Sukabangun.Palembang, liputan 12.
(Minggu.30.juli23).

Masih teringat kita dengan ibu siti hawa seorang janda berusia 70 tahun, yang pernah diberitakan oleh liputan 12, beberapa waktu yang lalu, Ibu tua dan menyandang  tuna netra.
Dalam kekurangan nya tinggal di gubuk reyot.dan khabar kan gubuk tersebut akan digusur pemilik lahan pada bulan Oktober mendatang .
namun berkah dari Allah , sebagai buah kesabaran dan doa nya.
Hadir seorang tokoh masyarakat,yang bersimpati dengan kehidupan ibu Siti Hawa,yang menghibahkan, sebagian tempat di area lahannya untuk ditempati,ibu Siti Hawa.
Bapak  Sumadi Saimun seorang tokoh masyarakat, yang telah bermurah hati memberikan tempat bernaung ibu Siti hawa.
Tidak itu saja Warga masyarakat Rt 18 Rw.03.kelurahan Sukabangun yang dipelopori bapak ketua rt 18 A.Hamid berhasil menghimpun dana dari warga masyarakat untuk membeli bahan bangunan sekitar 10.000.000,-rupiah,dari hasil murni swadaya warga nya.
Dan juga satu paket atap seng beserta bahan bangunan  lainnya untuk membangun rumah ukuran.4.Mx6.M.dari bapak Alun warga masyarakat keturunan Tionghoa pemilik toko bangunan.
Dan hari ini adalah hari Dimana ibu Siti hawa patut berbahagia dan bersyukur karena pembangunan rumahnya akan segera dimulai,dengan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan.
Yang mana acara tersebut dihadiri  Ketua .01 dan 03.serta tokoh masyarakat dilingkungan Rt18.kelurahan sukabangun .
 Peletakan batu pertama rencananya akan dilakukan oleh Kepala kelurahan Sukabangun namun ternyata berhalangan hadir.
Ketika jurnalis liputan 12,yang sekaligus Ketua forum RT/RW,Rusli Rahman Bahri,mewancarai ibu Siti Hawa, dirinya mengatakan "sangat bersyukur,dan berterima kasih kepada semua pihak,yang telah berupaya membantu keadaan dirinya"meskipun saat wawancara ibu Siti Hawa dalam keadaan sakit kepala (pening/Bahasa daerah).
Bantuan dan kepedulian kepada ibu Siti Hawa ini bukan baru ini saja, semenjak beberapa Berita yang dirilis oleh liputan 12,sudah banyak bantuan,baik dari pemerintah maupun anggota DPR,baik pusat dan Daerah (Fauzi Amro DPR RI,H.Nopianto, DPR Provinsi). semua berkat kepedulian dan kerjasama, masyarakat setempat, Ketua RT dan forum komunikasi RT dan RW sekelurahan sukabangun.
(Rusli RB, liputan 12 Palembang)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama