ASPAL BUTON TINGKATKAN KWALITAS JALAN NASIONAL DI SULAWESI UTARA

Sulut, liputan 12.com.
Komitmen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) yakni material dan peralatan konstruksi (MPK), salah satunya penggunaan Aspal Buton untuk penanganan jalan.
Berdasarkan Penelitian PUSJATAN, telah banyak teknologi pemanfaatan Asbuton sebagai bahan pengikat pada berbagai kelas perkerasan jalan.
Khusus pekerjaan Preservasi jalan Nasional di Sulawesi Utara tahun anggaran 2023, sebagian besar dalam pelaksanaan telah menggunakan Asbuton butir LGA (Lawele Granular Asphalt) yang diklasifikasikan sebagai Asbuton butir tipe 50/30 dengan ukuran butir maksimum adalah 9,5 mm. 
Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio MK.ST, MT menjelaskan mengenai fungsi utama Asbuton butir tipe 50/30 adalah sebagai pengikat aspal minyak dan sangat baik untuk patching bahkan untuk pembangunan jalan.
Dari hasil pemantauan wartawan media ini, salah satunya terdapat pada pekerjaan Preservasi ruas jalan Dalam Kota Manado, Kairagi-Mapanget, jalan Batas Kota Manado-Wori . Pekerjaan Overlay yang sementara dilaksanakan tersebar di empat titik, menggunakan Asbuton butir 50/30.
Pejabat Pembuat Komitmen melalui tenaga tehnik kontraktor pelaksana PT Marabunta Adi Perkasa, ketika ditemui mengatakan bahwa dalam penggunaan Asbuton memang ada sedikit kendala yakni antara lain persoalan tehnis penggunaan Asbuton. "Namun demikian bukan berarti kwalitas pekerjaan jadi berkurang, kami tetap berupaya semaksimal mungkin dengan berbagai metode kerja yang nantinya menghasilkan pekerjaan jalan yang sesuai", ujarnya
(Mont jea-sulut)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama