Aktivitas Penimbunan Lahan Diduga Tak Berizin, Pembangunan Tembok Pagar Menuai Protes Warga

Palembang, Liputan12.com - Aktivitas Penimbunan lahan kosong yang katanya cikal bakal akan dibangun sebuah gedung serbaguna diwilayah RT 15 RW 04 Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang Diduga tak berizin dan menuai protes warga

Dari pantauan awak media dilokasi penimbunan, terlihat aktivitas Ekskavator dan mobil Dum truk pengangkut tanah berlalu lalang keluar masuk lokasi.

Selain diduga penimbunan tak berizin, bangunan tembok pagar lokasi tersebut mencapai ketinggian 4 meter dan dianggap sudah mengganggu rasa nyamanan warga setempat, pembangunan tembok pagar tersbut juga terlalu makan badan lorong dikarenakan tidak ada jarak antara dinding tersebut dengan lorong, sehingga di khawatir kan jika roboh akan menimpa pengguna jalan yang melintas dan mengganggu pandangan serta menghambat aktifitas keluar masuk kendaraan warga sekitar

Teguh ketua RT RT 15 Saat dikonfirmasi awak media mengatakan, "Tidak ada mereka Meminta izin," bebernya

Hal senada juga disampaikan Roy warga setempat ia menyampaikan masalah pembangunan tembok pagar terlalu mepet jalan lorong, kabarnya akan dibangun gedung serbaguna dan mungkin masalah izin belum ada, Katanya

Sementara itu Suhaimi Lurah kemas Rindo Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan,"tidak ada izin, bicara tidak Ketua RT nya M.Hasan, yang bersangkutan keterangan ketua RT bicara tidak, izin tetangga tidak ada," kata dia,. Jum'at (28/07/23)

Saat awak media konfirmasi, kasat pol PP kota Palembang, Edwin Efendi melalui what sahpp terkait lahan penimbunan, mengatakan nanti kita check lokasi Yo, kami lagi pernetipan, ucapnya.

(tim)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama