Aparatur Desa Falabisahaya,BPD Dan Beberapa Elemen Masyarakat Melakukan Aksi Turun Kejalan.


www.Liputan12.Com Falabisahaya,24/06/2023 Aksi Terkait Retribusi Desa Yang Tertuang dalam peraturan desa No.03 Tahun 2023 Yang sudah disepakati bersama,tidak diindahkan oleh pihak perusahan PT.SGM selaku penjual dan PT.GTP selaku pembeli atau pengelolah limbah besi tua yang ada diperusahan PT.MTP 

Aksi tersebut kordinator lapangan dipimpin langsung oleh ketua BPD beserta anggotanya dan beberapa aparatur desa falabisahaya ditambah beberapa tokoh masyarakat lainnya,masa aksi tersebut bertitik didepan Gerbang Pos 1 perusahan,dalam aksi tersebut ada beberapa tuntutan yang di bacakan dalam orasinya,
Saat diwawancarai salah satu Orator Rusli menyampaikan yang mana aksi ini kami beserta rekan yang lain hanya menuntut agar pihak perusahan segera membayar retribusi yang sudah tertuang dalam Perdes karena apa yang tertuang dalam Perdes itu sifatnya wajib jalankan,kata Rusli ini murni aspirasi masyarakat tidak ada kepentingan lain kami berharap masyarakat umumnya jangan menafsirkan ini ada kepentingan politik tapi ini murni aspirasi kami demi memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat,


Ditempaat terpisah juga kata Umran selaku orator juga menyampaikan yang mana tuntutan kami menyangkut dengan retribusi 500 rupiah per kilo yang di kenakan pada pengelolah limbah besi tua,retribusi yang kami minta itu rencananya akan di fokuskan pada pembangunan mesjid raya desa dan tempat ibadah lainnya,kata Umran kami sangat kecewa dengan apa yang dilakukan oleh pihak perusahan terhadap kami mereka tidak menghargai apa yang sudah kami lakukan dalam rapat bersama kemarin,
Makanya atas dasar itulah kami bersama BPD dan Aparatur desa falabisahaya turun kejalan,
Dari hasil aksi tersebut pihak pendemo meminta pihak perusahan untuk bernegosiasi terkait tuntutan mereka,sehingga pihak keamanan langsung memediasi permintaan masa aksi tersebut,dalam mediasi tersebut melahirkan beberapa kesepakatan yakni pihak PT.Gemilang yang akan menanggung proses pembuatan kubah mesjid raya yang dibangun dan uang tunai secara pribadi dari pak Susanto selaku penanggung jawab lapangan PT.Gemilang sebesar dua puluh juta,dan kesepakatan tersebut disetujui oleh masa aksi.red Rizal

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama