Home / Peristiwa

Kamis, 25 November 2021 - 05:36 WIB

15 Tahun PMI Asal Cianjur Tak Pulang, Keluarga : Ini Ada Ke Janggalan

liputan12.com|Paman Seorang Pekerja Migran Indonesia ( PMI ) asal Desa Lembahsari, Kecamatan Cikalong kulon, Kabupaten Cianjur, Jawabarat tidak pernah bosan untuk meminta bantuan kepada semua pihak baik kepada pemerintah maupun Intansi dan lembaga bantuan hukum supaya dirinya dapat bertemu dengan keponakannya.

Ustad Amang Sodikin, adalah Paman Yuyu Binti Engkos yang menjadi Pekerja Migran Indonesia ( PMI ) tersebut, menurutnya Yuyu pergi bekerja ke Ta’if Arab Saudi pada tahun 2006 silam hingga sampai detik ini belum kunjung pulang.

Saat di temui di rumahnya, Ustad Amang Menceritakan sepenggal kisah tentang Yuyu yang merupakan gadis lugu dan tidak pernah bermain ataupun keluar jauh dari kampung halaman. Namun pada saat itu, entah apa yang mempengaruhi pikirannya sehingga Yuyu berniat dan meminta ijin pada kedua orang tuanya untuk berangkat mencari nafkah ke negara Timur Tengah yakni Ta’if Arab Saudi.

Dengan berat hati, pada saat itu orang tua Yuyu merelakan anak bungsunya untuk pergi ke negri Timur Tengah dengan iming iming seponsor melalui salah satu penyalur tenaga kerja yang katanya saat ini sudah tidak beroperasi lagi alias bangkrut.

” Kalo saja Yuyu meminta ijin dulu kepada saya, saya tidak akan pernah mengijinkan Yuyu untuk menjadi TKW atau sekarang dikenal dengan sebutan PMI,” kata Ustad Amang di Kediamannya, kepada wartawan, Kamis ( 25/11/21).

Ustad Amang Menceritakan sepenggal kisah dari mulai Yuyu berangkat. Beberapa waktu lalu ia dengan keponakannya itu sempat hilang kontak sangat lama sekali, dan dengan bantuan Seponsor akhirnya Ustad Amang di bawa ke PT. Yang memberangkatkan Yuyu hingga akhirnya dapat berkomunikasi, namun Yuyu anehnya enggan bersedia untuk pulang. Sedangkan teman temannya disini sudah beberapa kali pulang, dan yang membuat Ustad Amang khawatir, Yuyu pernah menitipkan sejumlah uang kepada temannya untuk disampaikan ke orang tuanya dan Alhamdulilah sampai, namun teman Yuyu berkata bahwa Yuyu di sana  ingin pulang.

Baca Juga :   Satgas Citarum Harum Sektor 12 Melaksanakan Monitoring Pengolahan Limbah PT. QL. Trimitra

” Setelah beberapa waktu diproses agar keluarga dapat berkomunikasi dengan Yuyu,  namun dengan alasan yang tidak jelas Yuyu mengatakan betah bekerja disanan, Yuyu enggan untuk Pulang,”katanya.

Beberapa tahun kemudian, Ustad Amang bertemu dengan salah seorang anggota Lembaga Sosial Garda BMI, sejenak merasakan angin segar. Garda BMI mulai berkomunikasi dengan pihak BP2MI dan Instansi terkait lainnya, hingga muncullah sepucuk surat dari BP2MI bahwa Yuyu akan pulang setelah lebaran haji ditahun 2021 namun dengan beberapa persyaratan yang di setujui antara Yuyu dan Penerima Jasa ( Majikan ). Sontak hal itu membuat keluarga Yuyu di Tanah Air gembira, bahkan semua sodara dan tenangga sudah mempersiapkan untuk menyambutnya.

” Keluarga Yuyu semuanya sudah merasa senang bahkan sodaranya yang dari Jawa sudah menginap satu Minggu untuk menunggu kepulangan Yuyu, karena kami mendapatkan surat dari BP2MI, namun sampai saat ini apa yang ditulis dalam surat itu tidak pernah terjadi dan tidak ada jawaban tentang alasan kenapa Yuyu tidak jadi Pulang, ” ujar Ustad Amang, sembari menangis.

Sambung Ustad Amang, telah lama ini juga Yuyu tidak pernah mengirimkan wesel, dan ada kata yang paling mengecewakan hingga  menghawatirkan pihak keluarga, majikan Yuyu berkata bahwa, Majikan nya itu sudah tidak punya hutang piutang masalah gaji, nah lalu gajinya selama ini di kemanakan,” sambungnya.

Lanjut Ustad Amang,” Tapi urusan uang nomber dua, yang penting Yuyu sekarang pulang, karena orang tuanya sudah mulai menua bahkan pendengarannya pun sudah mulai berkurang, juga sering sakit sakitan apalagi ibunya, karena setiap hari memikirkan anak bungsunya itu,” katanya.

Ustad Amang berharap, apapun alasannya, karena ini sudah melebihi batas waktu 15 tahun tidak kunjung pulang, saya harap bantuannya kepada semua pihak untuk membantu kepulangan Yuyu.

Baca Juga :   Nekad Jambret Operator SPBU, Pelaku Diamankan Polisi

” Kepada semua yang mendengar, dan kepada bapak presiden tolong bantu pulangkan keponakan saya ke tanah air, karena bagaimanapun Yuyu orang Indonesia dan saya harap bapak presiden mau menolong saya, kami dan orang tuanya agar bisa berkumpul kembali,” pungkasnya.

Laporan : Andri
Editor : Hermawan

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Nekad Jambret Operator SPBU, Pelaku Diamankan Polisi

Peristiwa

Cuaca Ektrim Akibatkan Longsor di Desa Bunikasih.

Peristiwa

Warga Desa Sindanglaya Digegerkan Dengan Mayat Berbaju Merah

Peristiwa

Brakkk, Avanza Adu Bagong Dengan Truk Di Ciranjang

Peristiwa

Truk Pengangkut BBM Tabrak Tiang Listrik

Peristiwa

Tebing Setinggi 25 Meter Di Takokak Ambrol Pemukiman Warga Tertimbun

Peristiwa

DPD LPM Kota Medan sukses Dilantik

Peristiwa

Polres Sukabumi Kembali Gagalkan Perdagangan Gelap Benur